Muara Enim
medianusantaranews.com
Diketahui, sudah terjadi musibah kebakaran di Kampung Kemayoran Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim, Minggu (27/03/2022) baru lalu.
Memang pada musibah ini tidak ada korban jiwa, namun akibat kebakaran ini sudah menghanguskan 6 unit rumah warga kampung Kemayoran, yaitu rumah Ruspudin Akamala (Dewi) , rumah Syarifudin, rumah Zulfikar, rumah Anisah, rumah Farisa, dan rumah Kholidin.
Musibah yang menyedihkan ini banyak mengundang perhatian para dermawan, koorporasi, organisasi bahkan pribadi untuk membantu meringankan beban para korban kebakaran, baik bantuan semangat maupun bantuan materi.
Merasa empati dengan apa yang dirasakan oleh para ahli musibah adalah kesucian hati manusia, siapapun kita. Saudara tidak mesti harus sedarah, khusus untuk sesama muslim wajib baginya untuk tolong menolong. Karena sebaik baik manusia adalah orang yang bisa berguna bagi orang lain, muslim yang baik adalah muslim yang mau membantu kesulitan muslim yang lain.
Hal itu disampaikan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Kabupaten Muara Enim Yeni Feroktavianti didampingi rekan rekannya ketika menyambangi salah satu korban kebakaran di Kemayoran Muara Enim, Selasa Sore (29/03/2022).
Terkait musibah yang dialami warga Kemayoran Muara Enim itu, Yeni mengajak semua lapisan masyarakat di Kabupaten Muara Enim, ataupun di luar Kabupaten Muara Enim untuk mengulurkan tangan memberikan bantuan semampunya, atau paling tidak ikut mendo’akan mereka, menumbuhkan lagi semangat mereka, agar diberikan kesabaran menghadapi cobaan itu, diberikan kekuatan, diringankan beban bathin mereka serta diberikan jalan kebaikan serta rezeki yang berlimpah untuk dimasa mendatang.
” Semoga cobaan berat itu adalah cobaan yang terakhir bagi mereka, dan kedepan mereka diberikan kehidupan yang lebih baik, Aamin ” Yeni mendo’akan.
” Berbuat sekecil apapun sangat berarti bagi yang membutuhkan ” Kata wanita yang akrab disapa Yeni ini.
Pantauan media ini di lokasi kebakatan, Selasa (29/03/2022), Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Kabupaten Muara Enim Yeni Feroktavianti didampingi rekan rekannya satu wadah, Yusmala, Dewi. Tina, Sonia, isnaini, Leni, Yunisa, Jeani dan Sekar sedang menyambangi salah satu korban kebakaran, Dewi Akamala anak Almarhum Ruspudin sembari memberikan bantuan.
Bukan cuma itu, Tim IPAI yang dipimpin Yeni Feroktavianti, juga turun kejalan bersama teman temannya melakukan penggalangan dana dengan menggunakan kardus donasi
Untuk diketahui bahwa Dewi Akamala adalah salah satu korban kebakaran Kemayoran, yang rumahnya habis ludes tanpa tersisa.
” Kami menjenguk sekaligus memberikan sedikit bantuan kepada sahabat kami Dewi yang kediamannya habis ludes terbakar tanpa sisa ” Ujar Yeni.
Nampak Yeni bersama rekan rekannya merasakan kesedihan yang luar biasa menyaksikan bekas musibah kebakaran di Kemayoran itu
Yeni juga menuturkan, selain Dewi korban kebakaran, Dewi Akamala juga adalah sahabat mereka sehidup se pergaulan
Diceritakan Yeni, kalau Dewi Akamala adalah korban kebakaran, yang mempunyai 5 orang dan satu orang cucu. Nampak air mata Yeni dan rekan rekannya menetes membayangkan betapa beratnya cobaan yang didapati oleh sahabat mereka itu.
” Ibu Dewi Akamala itu juga menggurus ibu kandungnya, jadi kami sangat prihatin dan sangat merasa sedih ketika mendengar kabar musibah kebakaran yang dialami Dewi Akamala ” Tutur Yeni
” Ketika terjadi pristiwa kebakaran malam itu, Yeni dan rekan rekannya di Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (IPAI) Kabupaten Muara Enim langsung mendatangi tempat kejadian. Mereka langsung ikut berjibaku ikut membantu apa saja yang bisa dilakukan, terutama kata Yeni, dirinya bersama rekan rekannya langsung mencari anak anak Ibu Dewi Akamala.
” Keesokan harinya kami langsung melakukan oenggalangan dana atau apa saja yang bisa layak dibantukan, baik itu barang maupun makanan ” Jelas Yeni.
” Kami dari IPAI sudah dua hari berkunjung ke rumah Bu Dewi, kami sangat sedih, tidak bisa dibayangkan betapa beratnya cobaan Bu Dewi ” Tutup Yeni (Ab)






