Banyuasin Berduka, Puluhan Rumah Warga Ludes Terbakar

# Menyambut Bulan Suci Ramadhan Warga Banyuasin Berduka#

Banyuasin,medianusantaranews.com–Dikabarkan ada sedikitnya puluhan unit rumah warga nelayan di Sungsang Kecamatan Banyuasin1 Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan terjadi kebakaran tepatnya di kampung I lorong kerangge Malam pertama Ramadan 1443 H, Sabtu (2/4/2022).

Dari informasi yang dihimpun, kebakaran itu terjadi Sabtu malam sekitar pukul 18.45 WIB, ketika itu warga usai menunaikan shalat Maghrib dan kebakaran itu terjadi dikawasan rumah nelayan, dalam peristiwa itu membuat duka yang mendalam di Kabupaten Banyuasin khususnya para korban dan keluarganya dan kejadian itu tepat malam pertama datangnya bulan suci Ramadhan 1443 H.

Camat Banyuasin 2, Salinan, S.Sos.MM yang berhasil dikonfirmasi wartawan, menjelaskan kebakaran terjadi pada pukul 18.45 wib tepat ketika warga tengah bersiap berangkat sholat isya dan tarawih berjamaah.

Lanjut Camat, dari informasi dari lokasi kejadian, bahwa sementara kebakaran hebat itu sumber api berasal dari komper gas milik penjualan gorengan nyambar minyak bensin, karena posisinya berdekatan.

Masih kata Salinan, data sementara ini, tidak ada korban jiwa meskipun demikian terdapat 2 warga menjadi korban luka-luka saat berupaya memadamkan api dengan sarana apa adanya, tapi ditaksir kerugian materi akibat kebakaran tersebut mencapai sekitar Rp 3,5 milyar.

Salinan Camat Banyuasin ll menegaskan kebakaran ini telah berhasil dipadamkan setelah 2 jam kemudian dan semua korbanya berhasil kita evakuasi sementara ditempatkan posko, tegasnya.

Camat menambahkan, nama pemilik rumah yang terbakar di sebelah Utara jalan Hj.Dewi Madura, atas nama Adit, H. Isah Nangyu, Minik Husin, Amir (warung), Budi iyut, H.Darma, Ujang (Linda), Burhan, Matdiah, Hendri, H. Meran, Herman Armin, Teguh, Kailani Telang, Herol dan yang di sebelah selatan jalan rumah Solihin, Lilis, Bidan Dona, Biar, Ujang (Iwan), Karim, Teguh, Resad, H. Ateng Kailani, Erni KCK.

Kapolsek Sungsang, Iptu Bambang Wiyono membenarkan kebakaran dan api berasal dari jerigen BBM, tiba-tiba mengeluarkan api, dari keterangan saksi pertama melihat warga berusaha memadamkan mengunakan sebuah handuk basah, sayangnya api semangkin membesar dan jerigen tersebut tertumpah hingga api menyambar minyak yang tumpah tersebut hingga kebakaran tidak bisa di elakan lagi, sehingga kobaran api membesarkan warga semakin kesulitan dan akhirnya pasrah, dengan kondisi apa adanya, tutup Kapolsek.(MNN Group)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *