Perangkat Desa di Banyuasin Kurangi Jamkerja, Begini Alasanya

Banyuasin,medianusantaranews.com- Ucapan Perangkat Desa di wilayah Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan dengan wartawan media ini kemarin jika dirasakan sebenarnya klasik dan membuatnya iba, pasalnya, honor dalam pada triwulan ke-2 tahun 2022 ini masih macet dan dikatakanya, kini masuk triwulan ke-3 tahun 2022 masih juga belum ada tanda-tanda akan dicairkan, terpaksa para Perangkat Desa mulai mengurangi jamkerjanya.

 

Beberapa perangkat Desa yang minta nama identitas diri dan Desa dirahasiakan tersebut menuturkan kalau suami kami sebagai ASN atau ada usaha lain atau punya kebun masih mendingan, dari hasil kebun bisa untuk bantu kebutuhan hidup seharinya tidak terasa berat, karena hanya pekerja serabutan tentu biaya sekolah anak pun terganggu.

 

“Sekarang masuk bulan Agustus, maka kami banyak giat dilapangan untuk mengikuti giat lomba tujuh belasan seperti yang dicanangkan oleh Bupati Banyuasin dalam visi-misinya dulu ditambah giat tradisional untuk dilestarikan warisan budaya nenek moyang kita”, itu alasan mengurangi jamkerjanya dikantor.

 

Masih menurut mereka dengan tertundanya honor, bukanya kami meninggalkan tugasnya, tapi dengan rekan-rekan di kantor ini berupaya mencari solusi melalui aplikasi yang dapat menghasilkan uang walau tidak seberapa nilainya.

 

“Kami terkadang dengan pak Kades kasihan, entah uang dari mana kalau kami mau buat laporan ke kecamatan atau ke kabupaten saja keluar uang dari kantong sendiri sekedar beli minyak motor, belum lagi bon belanjaan yang di warung, pokoknya pening”, ucapnya pilu.

 

Pada pemberitaan sebelumnya ada beberapa Kepala Desa usai Sholat Dzuhur di Masjid Al-Amir Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin yang sempat berbincang dengan wartawan media ini juga membenarkan kalau honor perangkat di triwulan kedua tahun ini masih ada yang belum dicairkan.

 

“Usulanya sudah lengkap dan dinaikan semua dan sudah lama, entah terkendala dimananya yang jelas dengan honor perangkat Desa ini terlambat pekerjaan didesanya pun terkendala terkadang kami memakai biaya pribadi walau itu untuk kepentingan masyarakat”, jelasnya.

 

Sementara Ketua Forum Kades Kabupaten Banyuasin, Edy Wijaya yang sempat diminta konfirmasinya via WhatsApp dikatakannya “Semoga cepat dicairkan, karena sudah banyak perangkat yang sudah bertanya-tanya, bahkan sebagian perangkat sudah souzon sama Kades yang sebenarnya hanya Susana yang dalam kondisi saat kurang beruntung saja, mungkin tidak lama lagi ada pencairan” harapnya seraya menambahkan kalau saat ini para perangkat di desa-desa mengurangi jam kerja, karena ada kegiatan peringatan HUT Ke-77 RI, sudah ada yang dimulai, bukan berarti meninggalkan tugasnya.

 

Via teleponya, Pj. Ka. DPMD Banyuasin Hasmi mengatakan untuk honor perangkat Pemdes di Banyuasin sudah ada yang dicairkan baru satu bulan dari triwulan kedua tahun 2022 ini.

 

Hasmi menambahkan, untuk pencairan bulan berikutnya sudah dalan usulan ke DPKAD, jika sudah disetujui pun segera dicairkan juga.

 

“Memang ada kendala masih dalam keuangan Daerah Banyuasin, tetapi juga dialami oleh Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan, namun pihaknya terus berusaha komunikasi dengan pihak DPKAD”, tutup bapak yang juga sebagai Asisten 1 Pemkab Banyuasin ini.(MNN)

Editor waluyo.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *