DI PALI, OKNUM PEGAWAI BANK SUMSEL BABEL DIDUGA BERUPAYA NYOGOK WARTAWAN

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com

Pada hakikatnya semua orang suka yang namanya uang. Karena benar kata pepatah ” hanya orang yang sudah mati yang tidak suka yang namanya uang”. Namun demikian tidak semua orang mau menerima uang dari cara yang tidak benar.

Kira kira seperti itulah, Pristiwa yang dialami oleh salah seorang wartawan yang bertugas di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), ketika menolak uang yang diberikan oleh salah seorang oknum legal / pegawai Unit Bank Sumsel Babel (BSB) Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Perilaku pemberian sejumlah uang kepada salah seorang wartawan tersebut diduga sebagai upaya percobaan penyogokan oleh oknum legal unit bank Sumsel Babel Talang ubi Kabupaten PALI terkait adanya dugaan temuan penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang menyalahi aturan perbankan oleh oknum pegawai Bank Sumsel Babel Unit Talang Ubi Kabupaten PALI.

Pemberian uang tersebut disinyalir agar permasalahan itu jangan sampai diberitakan wartawan.

Seperti di beritakan di beberapa media berita online hari ini, Jum’at (30/09/2022) kejadian itu jadi viral dan menyedot perhatian berbagai pihak.

Dilansir dari mahadaya.co, meyebutkan bahwa penyogokan tersebut bermula temuan wartawan terhadap penyaluran dana BLT Desa Purun Timur Kecamatan Penukal yang di duga menyalahi aturan perbankan.Yang dilakukan oknum Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang PALI .

Oknum BSB dalam prosesnya melakukan pencairan BLT suka-suka oknum BSB saja dengan tidak melakukan prosedur seperti biasa. Ada indikasi praktek pembagian BLT yang dilakukan oknum BSB Cabang Talang Ubi itu merugikan para penerima BLT. Temuan wartawan ini disinyalir membuat oknum BSB Cabang Talang Ubi tersudut sehingga ada upaya menyogok wartawan. Namun wartawan tersebut menolak hingga nyaris terjadi adu jotos antara rekan wartawan dengan oknum Pegawai Bank Sumsel Babel yang berupaya menyogok.

Rekan Wartawan yang menolak di sogok tersebut mendapat apresiasi dari ketua GNPK Sumsel, Aprizal Muslim.

” Kita memberikan apresiasi kepada rekan wartawan yang sudah membuka masalah ini serta menolak untuk disogok ,” ujar Aprizal, Jum’at (30/09/2022).

Selain itu, dirinya juga menyorot perbuatan oknum BSB Cabang Talang Ubi tersebut, yang dianggapnya memanfaatkan keluguan masyarakat di daerah hanya untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan merugikan warga penerima BLT

Dirinya meminta manajemen dan Pimpinan Bank Sumsel Babel Sumatera Selatan agar dapat menindak tegas perbuatan oknum tersebut karena sudah sangat mencederai dan menodai Bank milik Pemerintah Sumatera Bagian Selatan tersebut.

” Kalau terbukti ada melakukan kecurangan, apalagi sampai ada upaya menyogok wartawan, kita minta Pimpinan Bank Sumsel Babel agar memberikan tindakan tegas terhadap oknum oknum BSB tersebut,” harapnya.

Aprizal juga mendesak agar masalah ini bisa dibawa ke jalur hukum sehingga permasalahan ini jadi terang benderang

” Jika perlu dibawa ke jalur hukum biar permasalahan ini jadi terang benderang,” kata Aprizal.

Sementara itu terkait permasalahan ini, pihak Bank Sumsel Babel Cabang Talang Ubi Kabupaten PALI belum bisa di konfirmasi (Ab)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *