Tulang Bawang,medianusantaranews.com- Baru hanya jajaran Polsek Dente Teladas Polres Tulang Bawang Polda Lampung, menggelar bakti sosial (baksos) bantu anak yang menderita gizi buruk (stunting) dari kelurga yang hidupnya dibawah garis kemiskinan.
Anak penderita gizi buruk (stunting) ini bernama Siti Partiah (10), yang tinggal di sebuah rumah dengan dinding masih terbuat dari ayaman bambu (geribik) sudah buruk dan lantai rumah masih tanah.
Dia tinggal bersama kakek dan neneknya di Dusun Hasan Bulan II di Kampung Pasiran Jaya Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung.
Ibu kandung dari Siti Partiah sudah meninggal dunia saat ia masih bayi bawah lima tahun (balita), sedangkan ayah kandungnya sudah menikah lagi.
Kakek dan nenek merupakan tenaga buruh serabutan yang merawat Siti Partiah, setiap hari penghasilan mereka tidak menentu, kadang ada kadang juga tidak ada.
“Hari Kamis (08/12/2022), pukul 09.00 WIB, saya bersama dengan Ketua Bhayangkari Ranting Dente Teladas, personel Polsek, Babinsa dan aparatur Kampung, datang ke rumah ananda Siti Partiah yang menderita gizi buruk (stunting) di Dusun Hasan Bulan II, Kampung Pasiran Jaya,” kata Kapolsek Dente Teladas, Iptu Zulian, SH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena, SIK, MH, Jum’at (09/12/2022).
Lanjutnya, tujuan kedatangan kami adalah untuk memberikan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako dan uang tunai. Bansos diserahkan langsung kepada kakek dan nenek yang setiap hari merawat serta mengurus ananda Siti Partiah, ujarnya.
Siti Partiah sendiri tiap hari hanya tergeletak diatas kasur yang sudah tipis dengan kondisi tubuh sangat lemah, harusnya bila ia tumbuh dalam posisi normal sekarang sudah kelas 4 Sekolah Dasar (SD).
“Mudah-mudahan dari bansos yang kami serahkan ini, bisa sedikit membantu dan meringankan beban hidup yang dialami oleh penderita gizi buruk (stunting),” papar perwira dengan balok dua kuning dipundaknya.
Ia berharap kiranya ada donatur yang mau membantu membiayai hidup dari ananda Siti Partiah dan keluarganya, yang saat ini mereka bertahan hidup dari bantuan warga sekitar yang peduli, karena ekonominya berada dibawah garis kemiskinan.
“Kami mengajak kepada para donatur untuk bisa membantu hidup ananda Siti Partiah yang menderita gizi buruk (stunting), mudah-mudahan apa telah kita lakukan ini nantinya menjadi amal dan ladang ibadah dihadapan Allah SWT.” Tutup Kapolsek. (MNN/red)








