Respon Cepat Dan Tepat Jajaran Pimpinan PT. PLN Atas Keluhan Masyarakat Pulau Tabuan Kirim Genset 100 KVA Jalur Laut

PULAU TABUAN, medianusantaranews.com

PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kota Agung, bergerak cepat merespon keluhan masyarakat terhadap layanan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) Pulau Tabuan dengan mengirimkan satu unit genset baru 100 KVA, tiba di Pulau Tabuan, Cukuh Balak, Tanggamus, Minggu (5/11) Pukul 14.00. Wib.

Manager ULP Kota Agung Miftahul Huda, melalui sambungan telpon menyampaikan bahwa jajaran managemen PT. PLN terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan PLN, tak terkecuali masyarakat Pulau Tabuan. Upaya dimaksud diantaranya: Perbaikan unit genset yang ada, tinjau lapangan dan segera berkoordinasi dengan pimpinan.

“Kami merespon cepat keluhan pelanggan dengan bekerja siang dan malam, agar kendala yang ada bisa diatasi. Dan atas izin GM unit distribusi Lampung, kami mengirimkan 1 unit Genset 100 KVa dari Bandar Lampung melalui jalur laut, 1 unit genset diangkut dari dermaga Ketapang, Pesawaran menuju Pulau Tabuan, Tanggamus.” Kata Miftahul Huda.

Sementara itu tokoh masyarakat Pulau Tabuan Marbawi Radin Penata Warga, mengapresiasi respon cepat dan tepat jajaran pimpinan PT. PLN atas keluhan masyarakat Pulau Tabuan.

“Masyarakat senang karena adanya upaya konkrit pimpinan PLN, mulai dari tinjau lapangan, upaya perbaikan genset sampai pengiriman unit baru untuk untuk tambahan unit PLTD.” Kata Marbawi.

Lebih lanjut, menurutnya sebagai bentuk apresiasi dan kerjasama yang baik, masyarakat Pulau Tabuan sangat antusias membantu pihak PLN dengan cara bergotong royong mengevakuasi unit genset baru dari pantai sampai ke gardu distribusi PLTD Pulau Tabuan.

Sebelumnya, diberitakan puluhan warga mendatangi operator distribusi PLTD PT. PLN di Pulau Tabuan, menyampaikan keluhan karena seringnya pemadaman dan listrik byarpet, pelanggan merasa dirugikan, karena banyak alat elektronik rumah tangga yang mengalami kerusakan, terhambatnya kegiatan rumah tangga dan ekonomi warga.

Laporan: Nafian Faiz .




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *