Ruas Jalintimsum Palembang-Betung Banyuasin Langganan Macet

Banyuasin,medianusantaranews.com- Menjelang akhir tahun 2023 dan awal tahun Baru 2024, ruas jalan lintas Timur Sumatera Selatan (jalintimsumsel) Palembang-Betung Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan kini menjadi langganan kemacetan arus lalulintas.

Pantauan wartawan media ini yang jadi titik macet arus lalin diruas Jalintimsum Palembang-Betung di wilayah Kabupaten Banyuasin itu dari simpang Y Kelurahan Sukajadi dan Simpang Y Kelurahan Air Batu Kecamatan Talang Kelapa serta ada di Simpang Y Tugu Polwan Taman Kota Betung.

Setahun terakhir ini juga jadi penyebab kemacetan arus lalulintas dampak dari kelangkaan BBM akibat adanya antrian kendaraan di setiap SPBU, paling rawan macet berkepanjangan jika tidak cepat disikapi terjadi di Desa Lubuk Lancang dan Durian Daun Kecamatan Suak Tapeh atau di Desa Lubuk Karet Kecamatan Betung, sebab tidak ada jalan arternatif.

Peyebab lain terjadinya kemacetan yang ada diruas jalintimsumsel tersebut efek dari timbulnya prilaku para pengemudi sendiri yang ugal-ugalan, suka terobos jalur lawan, ada kerusakan kendaraan, ada kecelakaan seperti yang terjadi pada (16/12/2023) Sabtu dini hari yang sempat macet dari dua arah puluhan kilometer  dari pukul 04.00 wib hingga pukul 22.30 wib baru dapat terurai.

Awal kemacetan ada kejadian lakalantas diruas Jalintimsum Palembang-Betung itu terjadi dikawasan Kampus SMPN 1 Betung sekitar pukul 04.00 dini hari. Lalu terjadi lagi lakalantas di Kecamatan Suak Tapeh terpantau sekira pukul 06.00 wib, itu penyebab terjadi kemacetan di ruas jalintimsum Palembang-Betung, terang Husada (42) yang mengaku asal Jambi.

Husada menambahkan, pokoknya harini ketemu macet setibanya di sekitar SPBU sedompo Betung, lalu berjalan merayap hingga di Kampung Merajat hingga Desa Lubuk Karet sekira pukul 06.00 wib dan pukul 09.30 wib baru tembus ke Gerbang masuk komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin.

Pengakuan Husada juga diyakinkan oleh Firman warga Tanah Mas Talang Kelapa, karena pagi itu saya melintas lewat jalan lingkar Banyuasin, karena tujuanya mau ngejar sampai di SPBU Seterio ternyata posisi dijalan lurus Palembang-Betung sudah rapat.

“Ketika hendak gerak terus dari Gerbang ke SPBU berjarak tak lebih 150 meter itu, tidak taunya ruas jalan sudah tersumbat dengan padatnya berbagai kendaraan”, ujar Firman sembari berharap Presiden RI, Jokowi agar segera perintahkan pada Mentri terkaitnya melakukan pelebaran jalan diselesaikan, untuk menghindari kemacetan arus lalulintas.

Dikabarkan arus lalulintas diwilayah hukum Polres Banyuasin kembali lancar dari arah Palembang-Betung sebaliknya setelah diturunkan personil Lalulintas dan menepikan kendaraan dari lokasi terjadinya kecelakaan, tapi butuh waktu petugas untuk mengurainya hingga lebih 12 jam, ungkap pengemudi ekspedisi itu.

Sementara kemacetan yang sempat viral dan jadi perbincangan di berbagai media Sosial (medsos), pun Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra merespon cepat bahwa kendaraan yang dapat musibah sudah berhasil dievakuasi. “Selamat siang komandan izin utk trailer yg krodit menutup jln di km 52 sdh bisa di singkirkan personil pencairan arus sit aman terkendali. Bersabar gajah sdh disingkirkan”, komentar Kapolres.

Kemacetan lanjut hingga Sabtu malam, komentar Kasatlantas AKP Indrowono di medsos dikatakan “Ditemukan satu kendaraan mati mesin lagi berjarak 500 meter dari tkp awal komandan. Diatas jarak 500 mtr macet lagi Ndan. Anggota masih mengurai yg melawan arus”.

Masih kata AKP Indrowono dalam tugas dirinya “Tetap sabar, ikhlas dan jalankan tugas negara dgn semboyan jiwa ragaku demi kemanusian”, ucapnya menutup komentarnya.(MNN/nanda).

Editor : waluyo




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *