Aroma Sampah di Betung Bikin Sesak Didada

Betung,medianusantaranews.com- Dampak sampah yang terlihat menumpuk di depan ruko  tak segera diangkut oleh petugas dari Dinas Kebersihan akhirnya menyebarkan aroma yang dapat membuat terasa sesak di dada.

Pantauan Media ini, tumpukan sampah itu terlihat ada di lokasi penampungan di simpang 3 jalan kampus’PGRI Betung perbatasan, dijalan Betung-sekayu dan dijalan betung-jambi.

“Memang benar, sudah agak lama sampah yang ada didepan toko kami itu tidak diangkut pak, tetapi kalau tagihannya tiap bulan kami rutin bayarnya”, ujar Hs ketika di minta komentarnya (26/5/2025).

Lanjutnya, wajar saja jika sampai berminggu-minggu sampahnya itu menumpuk kena panas dan hujan, kemudian aromanya menyebar ke mana-mana bahkan terasa sesek di dada.

Keluhan juga dilontarkan Wawi yang mengaku warga Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa bahwa setiap hari mampir sarapan pagi di Warung samping Indomart ini terasa aroma sampah menyengat, kalau habis hujan sangat tajam sekali aromanya yang tidak sedap.

“Apa tak petugas kebersihan untuk di Kecamatan Betung, sampahnya sampai dibiarkan numpuk macam itu dan apa Lurah termasuk Camat Betung tidak peduli kebersihan, karena setiap kami melintas mulai dari Desa Lubuk Karet hingga di Kelurahan Betung terlihat banyak tumpukan sampah bahkan ada yang berserakan sampai dijalan raya”, kata Wawi nutup bincang-bincangnya.

Sementara itu, Camat Betung Dino Suryadinata, SH dikonfirmasi terkait via WhatsApp yang ada hingga beritanya ditayangkan di media ini tidak jawabannya.

Sedang, Sazili Mustopa Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Banyuasin dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan bahwa diakui Kecamatan Betung adanya keterlambatan penanganan sampah itu disebabkan dari tiga unit dump truck yang menangani sampah di kecamatan Betung itu satu yang beroperasi keduanya tidak beroperasi dikenakan tidak ada sopir dan tidak ada Kenek akibat tenaga lapangan sebagian besar tidak masuk dalam database pkkk jadi Kami sedang berproses untuk keterbatasan tenaga kerja di lapangan melalui outsourcing.

Masih menurutnya, Hari ini Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin melalui Ibu Wakil Bupati Banyuasin meresmikan dan melon cing bank sampah unit Desa Sungai Pinang Kecamatan rambutan salah satu solusi untuk mengatasi banyaknya sampah liar yang berada ditengah masyarakat, jawabnya.(MNN/waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *