Muara Enim
medianusantaranews.com.
Untuk diketahui pada APBD Kabupaten Muara Enim tahun anggaran tahun 2025, ada dialokasikan Proyek Peningkatan Ruas Jalan Dalam Kota Muara Enim dengan anggaran Rp. 4.116.990.000,- (Rp.4,1 Miliar lebih).
Berdasarkan hasil penelusuran Aktifis kontrol sosial Muara Enim bersama Tim Investigasi media, terungkap diduga kuat Proyek Peningkatan Ruas Jalan Dalam Kota Muara Enim 2025 tersebut dialokasikan untuk membangun akses jalan rumah pribadi.
Hal itu diungkapkan Dirmanto, salah seorang kontrol sosial yang kritis terhadap pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Muara Enim, terutama terhadap pembangunan sarana jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Muara Eni, Rabu (27/08/2025)
” Kita sudah melakukan penelusuran terkait Proyek Peningkatan Ruas Jalan Dalam Kota Muara Enim tahun anggaran 2025 ditemukan ada kejanggalan,” ujar Dirmanto.
Dari penelusuran mereka lanjut Dirmanto, mereka sudah menemukan dua titik alokasi Proyek Peningkatan Ruas Jalan Dalam Kota Muara Enim tahun anggaran 2025. Pertama diduga proyek tersebut dialokasikan pada pembangunan jalan oknum dinas PUPR berinisial IS.
Kemudian masih dalam paket Peningkatan Ruas Jalan Dalam Kota Muara Enim tahun anggaran 2025 ditemukan lagi poros jalan cor beton yang mempunyai 3 cabang masing – masing, menuju kediaman rumah pribadi, alasannya karena cor beton 3 cabang jalan cor beton tersebut buntu, tidak ada tujuan lain.

Salah Satu Pengalokasian Proyek Peningkatan Jalan Dalam Kota Muara Enim 2025, Diduga Akses Jalan Rumah Pribadi Oknum Dinas PUPR Pemkab Muara Enim.
Namun dirinya belum mengetahui siapa – siapa yang memiliki rumah yang jalannya sudah di cor beton tersebut.
Tapi kegiatan itu, menurut Dirmanto ada indikasi kuat telah terjadi kesalahan fatal dalam mengskalarioritaskan pembangunan jalan menggunakan dana APBD Kabupaten Muara Enim.
Apa lagi masih banyak akses jalan masyarakat banyak yang membutuhkan perbaikan segera, Bahkan ada warga yang sudah berapa kali mengajukan proposal. Tapi belum mendapat perhatian Pemkab Muara Enim. Sementara Pemkab Muara Enim diduga lebih mengutamakan pembangunan jalan rumah pribadi oknum. Itu sangat miris.

Pengalokasian Proyek Peningkatan Jalan Dalam Kota Muara Enim 2025, Diduga Juga Akses Jalan Untuk Rumah Pribadi
Dirinya pun mempertanyakan, atas dasar apa Pemkab Muara Enim lebih mengutamakan membangun akses jalan rumah pribadi daripada membangun jalan untuk kebutuhan masyarakat banyak.
Terkait persoalan ini, Dirmanto pun dengan sangat hormat meminta Bupati Kabupaten Muara Enim H Edison SH MHum dan Wakil Bupati Ir Hj Sumarni Msi untuk menertibkan bawahannya yang terkesan semena – mena dalam merealisasikan pembangunan jalan, karena mungkin pemimpin Kabupaten Muara Enim tidak mengetahui permasalan itu.
Karena tambah Dirmanto, perbuatan bawahan yang semena – mena bisa merusak citra Bupati Edison dan Wakil Bupati Sumarni yang belum setahun memimpin Kabupaten Muara Enim.
” Semoga Bupati Edison dan Wakil Bupati Sumarni selalu sehat dan aspiratif sehingga Program MEMBARA cepat terwujud di Kabupaten Muara Enim,” harap Dirmanto (Ab)





