WAY KANAN.medianusantaranews.com
Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah menghadiri kegiatan coffee morning bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi vertikal di Lapangan Tembak Polres Way Kanan, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, komunikasi, dan koordinasi antar pimpinan daerah serta instansi terkait guna mendukung kelancaran pemerintahan dan pembangunan di Way Kanan.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Machiavelli Herman Tarmizi, serta mantan Bupati Way Kanan periode 2016–2025 Raden Adipati Surya.Sejumlah kepala perangkat daerah dan pejabat utama Polres Way Kanan juga turut hadir.
Bupati Ayu mengapresiasi kehadiran seluruh pihak dan menegaskan bahwa coffee morning bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah mempererat silaturahmi dan koordinasi.
“Pertemuan ini bukan hanya rutinitas, tapi ruang untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sinergitas Forkopimda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Tanpa kondisi yang aman, roda pemerintahan tidak berjalan optimal, ekonomi terganggu, dan pelayanan publik tidak maksimal,” tegasnya.
Menurut Ayu, forum seperti ini juga menjadi ruang komunikasi terbuka untuk menyelesaikan berbagai persoalan lintas sektor.
“Dengan suasana santai, kita bisa bertukar pikiran, memberi masukan, dan memastikan kebijakan sesuai kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika global. Ia memastikan ketersediaan bahan pokok di Way Kanan relatif aman, termasuk stok BBM dan LPG.
Pemkab, kata dia, terus menjaga daya beli masyarakat melalui Operasi Pasar Murah (OPM) dan Gerakan Pangan Murah (GPM), terutama saat momentum hari besar keagamaan.
Selain itu, Ayu mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk kriminalitas, serta penegakan aturan seperti pengaturan hiburan malam.
Memasuki musim pancaroba, masyarakat juga diimbau waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.
“Selalu ikuti informasi resmi, jaga kesehatan, dan tingkatkan kesiapsiagaan,” imbaunya.
Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini potensi konflik serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
“Tidak boleh ada ego sektoral. Kita harus saling mendukung demi kesejahteraan masyarakat Way Kanan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antar pemangku kepentingan semakin solid sehingga program pembangunan berjalan optimal dan situasi daerah tetap aman serta kondusif. (MNN.IMAM HADI).








