Bupati Way Kanan Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan

WAY KANAN.medianusantaranews.com

 

Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah membuka sekaligus memimpin Apel Siaga dan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Way Kanan di Gedung Pusiban Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Kamis (11/6/2026).

 

Kegiatan tersebut menandai dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Way Kanan yang akan berlangsung hingga Agustus 2026.

 

Acara ini dihadiri unsur Forkopimda, Staf Ahli, Asisten Sekda, Sekretaris DPRD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan instansi vertikal, serta camat se-Kabupaten Way Kanan.

 

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran penting dalam menyediakan data yang akurat, lengkap, dan terpercaya sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

 

“Data yang akurat, lengkap, dan terpercaya merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Ayu.

 

Menurutnya, hasil sensus akan menjadi acuan pemerintah daerah dalam memetakan potensi ekonomi wilayah, menyusun program pembangunan yang lebih terarah, memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menciptakan iklim investasi yang kondusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Ayu juga mengajak seluruh perangkat daerah, camat, lurah, kepala kampung, hingga masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus agar proses pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data yang valid.

 

“Saya berharap seluruh petugas sensus menjaga integritas, bekerja profesional, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga data yang dihimpun benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang ada,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Way Kanan, Erika Santi, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan secara nasional setiap 10 tahun sekali.

 

Menurut Erika, kegiatan tersebut bertujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Indonesia hingga tingkat daerah. Data yang dikumpulkan mencakup struktur ekonomi, karakteristik usaha, perkembangan ekonomi digital, hingga ekonomi lingkungan.

 

“Hasil sensus akan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan di berbagai sektor,” ujarnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Sensus Ekonomi 2026 Wilayah Way Kanan dari BPS Provinsi Lampung, Atik Heriyandani, mengatakan petugas sensus akan melakukan pendataan langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

 

Ia menyebut Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya statistik sekaligus mendukung pembangunan berbasis data yang akurat dan berkualitas.

 

Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data ekonomi yang komprehensif sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (MNN IMAM HADI).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *