Banyuasin,medianusantaranews.com- Sepertinya dampak dari ruas jalan dibiarkan rusak, ditambah adanya kendaraan mogok, sopir saling serobot jalur, hasilnya dari tanggal 27 hingga 28 Juni 2026 ini kemacetan ruas jalan lintas timur Sumatera di wilayah Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan masih belum dapat di urai, bahkan semakin mengular dari Palembang tujuan Jambi atau sebaliknya kemacetan lebih 25 kilometer.
Ruas Jalintimsum Palembang-Betung hingga masih terparah di Desa Lubuk Karet dan Kampung Meranjat Kelurahan Rimba Betung walau ada pemeliharaan, tapi cuma dilakukan penyekraban terhadap kondisi jalan yang mirip rel kereta api saja, sedang yang posisi ambles bahkan miring juga bergelombang masih dibiarkan.
Kampung Meranjat Kelurahan Rimba Asam selain bergelombang posisi ruas jalan miring dan yang di Desa Lubuk Karet Kecamatan Betung itu yang paling rawan laka serta jadi sentral kemacetan arus lalulintas.
Terpantau melalui google maps pada (28/06) malam ini di wilayah Kecamatan Betung hingga lewat Gerbang Km 54 Kelurahan Stereo Kecamatan Banyuasin 3 macet ini juga disebabkan langkanya BBM di setiap SPBU.
Jika malam ini ada turun hujan di wilayah Kecamatan Betung dan sekitarnya, diprediksi kemacetan mengular hingga di dua wilayah Kabupaten.
“Kemacetan di jalan Palembang-Jambi saat sekarang ini wajib ada penanganan ekstra dan tindakan maksimal bagi petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan, sebab ruas Jalintimsumsel kondisinya sudah sangat parah kerusakanya”, ujar Reksa (32) saat berbincang dengan wartawan beberapa saat yang lalu.
Reksa berharap dari Dinas Balai besar untuk wilayah Palembang-Betung dan Betung-Sungai Lilin. “Jangan nunggu korban jiwa pada berjatuhan baru ada tindakan”, imbuhnya seraya menambahkan,
“Kepada pihak Balai Besar Sumsel jangan cuma pencitraan saja, tapi buktikan untuk perbaikan kondisi ruas Jalintimsum khususnya pada ruas Jalintimsum Palembang-Betung dan Betung-Sungai Lilin”, tukasnya.
Hal senada dilontarkan Mardi (50) beliau melalui media ini berharap terkait kemacetan dan kerusakan jalan dan kendaraan di ruas jalan negara ini baik pihak Polantas Polres Banyuasin dan Dinas dari Balai Besar di Sumsel agar tegas menindak kendaraan bermuatan melebihi ketentuan, apalagi bagi pengendara yang melawan arus.
“Ruas Jalintimsum Palembang-Betung dan Betung-Sungai rawan kemacetan salah satu penyebab : kendaraan kendaraan Sudah tak beroperasi, kendaraan melebihi muatan dan pengemudi saling serobot jalur yang hasilnya jika terjadi kemacetan sulit untuk diurai”, ungkapnya.
Berita ditayangkan di media ini belum ada komentar secara resmi baik pihak Polantas dan Dishub Kabupaten Banyuasin termasuk dari pihak Balai Besar, terkait ruas jalan negara mengalami kerusakan dan jadi kemacetan yang berkepanjangan.(MNN/waluyo)








