Miris, Kemarau Warga Mulai Manfaatkan Air Paret

Banyuasin,medianusantaranews.com- Miris memang, datang musim kemarau tahun 2026 ini sebagian warga yang berdomisili diwilayah Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan mulai kesulitan mendapat air bersih guna kepentingan nyuci dan mandi, mereka sudah mulai manfaatkan air paret yang kondisi airnya pun sudah berbau lumpur.

“Sebenarnya ditempat kami sudah ada jaringan air bersih dari PDAM, airnya kadang ngalir kadang tidak apalagi datang musim kemarau sekarang ini, sedang mata air dari Sumur gali telah mengering”, ujar Ar saat berbincang dengan awak media ini beberapa waktu yang lalu.

Ar mengatakan, di Betung ini jika dua pekan tak ada kiriman hujan dapat dipastikan sumur gali milik warga airnya mengering, apalagi sampai sebulan lebih sudah tidak ada hujan, solusinya manfaatkan keberadaan air yang ada didalam paret disekitar rumah.

“Jaringan PDAM Tirta Betuah di wilayah Kecamatan Betung sudah ada sejak lama, tapi airnya sering tidak ngalir, solusinya masyarakat disini dengan memanfaatkan air paret untuk kepentingan keluarga khususnya untuk MCK”, tukasnya.

Hal senada diungkapkan oleh ibu Siti (39), biasanya kalau masuki musim kemarau begini seperti di tahun-tahun sebelumnya bantuan air bersih dari Pemerintah atau anggota DPRD Banyuasin ada. Di kemarau tahun 2026 ini bantuan air bersih bagi warga terdampak, sumur dan PDAM yang ada telah tak ada airnya, pihak Pemkab dan DPRD Banyuasin masih belum ada yang peduli.

“Kami kasihan bagi warga yang ada anak balita, terpaksa harus di mandikan dengan air paret yang sudah bau lumpur itu, tapi harus bagaimana lagi dari pada anak tak dimandikan”, tutupnya.

Hingga beritanya ditayangkan di media ini belum ada keterangan resmi baik dari Pemkab dan DPRD serta PDAM Tirta Betuah terkait masyarakat di Betung telah mulai kesulitan mendapatkan air bersih.(MNN/waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *