Bupati Banyuasin Lakukan Panen Perdana Musim Tanam Oktober 2018

BANYUASIN.medianusantaranews.com-Bupati Banyuasin H.Askolani bersama ribuan petani melakukan panen perdana musim tanam Oktober 2018 di Desa Upang Mulya Kecamatan Markati Jaya Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

Desa Upang Mulya ini merupakan eks Transmigrasi yang memiliki lahan persawahan 2050 hektar lebih dan Alhamdulillah kesempatan ini bisa kita lakukan panen perdana, ucap Bupati Banyuasin H Askolani pada sambutanya (20/01/2019).

Masih kata Bupati, para petani persawahan disini sudah modern cara pengelolaan dalam mengerjakan lahannya, mereka sudah memakai mesin combinnine batuan Pemerintah Pusat, katanya.

Dinelaskan orang nomer satu di Bumi Sedulang Setudung ini dalam melakukan panen raya perdana langsung mengoperasikan mesin panen modern di areal sawah milik masyarakat.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, eks tarnsmigrasi ini memiliki luas lahan sawah yang siap di panen ada 2050 hektar. Pada kesempatan ini ada bantuan benih tahun tanam 2019 untuk lahan 1.426 hektar sebanyak 35.650 kg yang dialokasikan kepada 33 kelopok tani dengan anggotanya ada 725 orang.

Yang kita lakukan panen raya kali ini kata Bupati, vareatas padi jenis inpari 32 ada seluas 300hektar, jenis mikonga sekuas 750 hektar, jenis Ir42 ada 650 hektar dan jenis veitnam ada 350 hektar.

Bupati H Askolani merencanakan areal persawahan didesa ini kedepanya bisa di tanam dua kali dalam satu tahun, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pangan masyarakat khuusnya di Kabupaten Banyuasin maupun Provinsi Sumsel bahkan tingkat Nasional.

Langkah yang akan kami lakukan dengan bertambahnya lahan persawahan sekitar 2000 hektar dengan program optimalisasi lahan rawa yang masih luas diwilayah ini, tutupnya.

Hadir dalam panen raya perdana selain Bupati Banyuasin terlihat Dandim 0430/Banyuasin, Kapolres Banyuasin, Dinas Pertanian Banyuasin, Kepala Gabungan Kelompok tani berserta intansi terkait lainya. (waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *