Banyuasin,medianusantaranews.com- Pelanggan yang berdumisili di Rt 9 Dusun 2 Desa Sukamulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan sejak awal tahun 2019, kesulitan mendapatkan sumber air bersih, jaringan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang ada tidak dialiri air, bila dua minggu tak tak datang hujan sumber air mengering.

Mereka mengaku kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan air jika dua minggu saja tidak turun hujan. Terlebih kondisi fasilitas umum seperti penyediaan air bersih di daerahnya masih sangat terbatas.
“Disini hanya ada sumur yang harus memenuhi kebutuhan sehari hari, itupun kalau dua minggu tidak turun hujan akan kering,” aku Usman (60) selaku warga setempat, (20/2/19).
Lebih lanjut dirinya mengatakan, hal ini sudah diusulkan lebih dari sepuluh tahun dan sudah beberapa kali diusulkan, termasuk kepada Yan Anton mantan bupati Banyuasin, namun hingga saat ini belum juga ada realisasinya.
“Pipa PDAM sudah sampai simpang afdeling 3, sementara jarak pemukiman kami dari pipa yang terakhir berkisar 100 meter, tapi kenapa hingga saat ini kami masih belum bisa menikmati air bersih,” keluh Usman
Sumadi (61) warga yang sama saat dikonfirmasi, membenarkan atas sulitnya mendapatkan air bersih jika 2 minggu tidak turun hujan. Dengan belum masuknya saluran PDAM, selama ini keluarganya hanya mengandalkan air sumur, dan bagi sebagian warga yang tak memiliki sumur mereka terpaksa membeli air galon untuk kebutuhan minum sehari harinya
yang lumayan mahal.
“Kalau tidak hujan pak, sumur ini kering, terkadang pakai motor mencari sumber air sambil membawa derigen untuk mengambil air. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Banyuasin memberikan solusi untuk memberikan sumber air bersih kepada kami,” harapnya.

Terpisah Caleg dapil 2 DPRD Banyuasin nomor urut 1 dari Partai Bulan Bintang MN Charles mengiyakan mendapat keluhan itu, memang diwilayah Desa Suka Mulya Kecamatan Betung itu jika tidak ada datang hujan seminggu saja sumber mata airnya mulai mengering.
Charles menambahkan, kepada petugas PDAM yang ada di Betung supaya mendengar dan mngalirkan airnya, sebab jaringanya sudah ada, tetapi airnya tidak pernah mengalir, apa prlanggan suruh bayar angin saja, tanyanya?
Sementara, menurut Kepala PDAM Tirta Betuah melalui Makmun mengatakan pihak setelah dikonfirmasi sudah menghubungi petugas di Betung dan menurut Wandi sudah langsung turun meninjau lokasi, katanya.(waluyo)








