Diduga Keracuanan Mei Basah, Warga Muba Masuk UGD

Musi Banyuasin,medianusantaranews.con- Sedikitnya ada belasan warga Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan harus dilarikan keruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Sekayu yang diduga kuat mereka keracunan uasi mengkonsumsi “mie basah” yang dibeli dari Pedagang di Pasar Pagi Talang Jawa, Kelurahan Balai Agung, Sekayu, Kamis (9/5/2019) kemarin.
         

Warga yang mengalami keracunan terus berdatangan ke UGD RSUD Sekayu sekitar pukul 21.00 WIB. Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak dengan keluhan sama mual-mual, sakit perut, muntah-muntah dan diare. “Ya, tadi pagi beli di pasar, mie basah kiloan, dimakan untuk berbuka puasa. Selesai makan itu, tiba-tiba perut saya sakit dan mual lalu muntah-muntah, ” ucap Yosep saat dijumpai awak media diruang UGD ditempat dirawat.
     

Yosep menambahkan, dirinya langsung mendatangi RSUD Sekayu agar mendapatkan perawatan. “Saya beli 1 Kg mie basah, setelah diah dan wajtu berbuka puasa, usai makan, terasa perut jadi mual dan langsung RSUD Sekayu ini dan  sudah dirawat sama dokter, sekarang sudah membaik dan mungkin diperbolehkan pulang, ” katanya.
      

Hal yang sama dialami Eliyati, mie basah yang dibelinya di Pasar Pagi Talang Jawa Sekayu. Warga Kampung IV Kelurahan Serasan Jaya ini, memasak menjadi rujak mie dan disantap bersama keluarga yakni suami dan anak.  “Yang makan tadi saya, bapak dan anak saya. Kita makan saat berbuka, setelah itu perut menjadi mual, mencret, perut terasa panas dan muntah-muntah,” ungkap Eli yang masih terlihat lemas.

Korban lain dialami Sunarsih warga Kompleks GMP Sekayu mengatakan, mie basah juga dibeli di Pasar Pagi Talang Jawa dan dimasak menjadi mie ayam untuk disantap berbuka puasa. “Saya beli 1 Kg di Pasar Pagi, untuk berbuka puasa. Saya dan dua anak usai makan, perut mual-mual dan muntah, jadi saya dan dua anak saya langsung ke UGD,” terang Sunarsih seraya menambahkan usai mendapatkan perawatan dirinya dan dua anaknya diperbolehkan pulang.

Yang heranya banyak kalangan sampai berita ini diterbitkan belum ada yang dijadikan tersangka, padahal sudah ada belasan orang yang menjadi korban usai mengkonsumsi Mei Basah yang dibeli dari Pedagang di Kawasan Pasar Pagi Kota Sekayu. (wal)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *