“Pungutan dana PJU yang menempel di rekening listrik Pemkab Muba itu kemana”? 
Medianusantaranews.com, Musi Banyuasin- Pengguna jasa ruas Jalintimsum Palembang-Jambi wilayah Kabupaten Musi Banyuasin Timur Sumatera Selatan saat ini yang terdapat di-4 Kecamatan mulai dari Kecamatan Babat Supat, Sungai Lilin, Tungkal Jaya dan Bayung Lencir wajib berhati-hati, apalagi melintas pada malam hari, karena kondisi disepanjang ruas jalan itu gelap gulita, akibat Penerangan Jalan Umum (PJU) selain tak menyala bahkan banyak yang dibiarkan rusak, bahkan kalangan masyarakat banyak mentuding PJU itu cuma sekedar hiasan, tapi dananya dikemanakan yang dipungut setiap bulan nilainya nempel direkening pembayaran listrik pelanggan itu?.
Jumlah pelanggan PLN disepanjang ruas jalan negara Palembang-Jambi di-4 Kecamatan itu ada ribuan, jika pungutanya nominal Rp 5 ribu setiap pelanggan perbulan itu duitnya kemana arahnya, kok sampai jaringan PJU tersebut yang menyala jumlahnya bisa dihitung dengan jari kok terkesan dibiarkan, ucap Sholick (53) ketika bercerita dengan wartawan media ini usai Sholat Dzuhur, 29 Mei 2021.
Sholick menambahkan dari yang dipantau mulai dari Kecamatan Babat Supat-Bayung Lencir jumlah PJU yang menyala saat listrik tidak padam sepertinya kurang dari 100 titik, padahal jumlah jaringan PJU yang terpasang jumlahnya bisa ribuan titik dan pembayaran PJU itu setiap bulan oleh pelanggan PLN telah dibayarnya, jadi dikemanakan oleh Dinas terkait di Pemkab Muba, tanyanya heran.
Dikatakan sholick, dari keterangan petugas pencatat penggunaanya listrik, bahwa untuk dana PJU itu yang mengelola pihak Pemkab, kalau pihak PLN itu menariknya saja, namun dananya langsung ditarik oleh Pemkab, maka masalah PJU silahkan bertanya kepada pihak Pemerintah terkait saja, arahanya.
Untuk saat sekarang lanjut Dia, bukan hanya jaringan PJU saja yang amburadul kondisinya, tetapi ruas jalan negara diwilayah Muba Timur pun tambah mengancam keselamatan bagi pengendara, karena cara perbaikanya hanya asal-asalan, maka perlu berwaspada ketika melintas memasuki wilayah Muba Timur, selain gelap juga ruas jalanya sudah kembali rusak, padahal perbaikanya belum sampai satu bulan.
Akibat gelap gulita kalau malam hari ditambah listrik padam lanjut Dia, banyak pengendara yang terjebak lubang ditengah jalan, padahal perbaikanya pun belum habis sebulan ini. “Sepertinya pekerja kontraktor dijalan negara itu cara kerjanya asal-asalan, maka cepat rusak kembali”, ungkapnya.

Kerusakan jaringan PJU dan ruas Jalintimsum Palembang-Jambi yang terdapat diwilayah Muba Timur itu juga banyak dikeluhkan para aparat kepolisian setempat khususnya dari Satlantas kepada wartawan media ini dalam perbincanganya, karena dampak dari kedua masalah itu volume lakalantas diwilayahnya meningkat, ucapnya sembari meminta nama dan tempatnya bertugas ditulis dalam berita.
Terakhir kejadian pada Kamis dinihari lalu, terjadi Laka tunggal di Wilkum Polsek Bayung Lencir yang dialami Bus AKAP yang membawa penumpang 33 orang terdapat 4 penumpang meninggal dunia dilokasi kejadian, 4 luka berat dan 8 luka ringan serta sisanya mengalami trauma berat.
Untuk itu supaya pasilitas jaringan PJU dan perbaikan ruas Jalintimsum Palembang-Jambi di Kabupaten Musi Banyuasin wilayah Timur diperbaiki secepatnya dan dilakukan dengan sebaik-baiknya, supaya pengguna jasa jalan negara itu lebih nyaman serta lakalantas dapat ditekan.(mnn/waluyo).








