Kondisi Ponpes Baiturrahman pasca kebakaran

Medianusantaranews.com, (Bandung)- Tanpa mengenal lelah geliat para relawan Nusantara (Renas) di wilayah Bandung Jawa Barat dalam melaksanakan tugas kemanusianya disaat bangsa sedang dirundung kondisi kedaruratan yang sedang melanda di Bumi Pertiwi.
Berkat petunjuk dan saran panglima komando Renas Ekstrim Matra Ruslan Buton, semangat juang jua mengalir kepada segenap kordinator wilayah Renas Jawa Barat.
Koorwil Renas Jawa Barat Supriatna dengan didampingi Tim Pasilitator Renas Jawa Barat Anna ZS didampingi Yani Rohani, Jay Sopyano dan Tri Widodo sejak 18 Juli 2021 lalu hingga saat ini menyalurkan berbagai kebutuhan yang sangat dibutuhkan korban kebakaran seperti yang alami Pondok Pesantren Baiturrohman dengan alamat di Kampung Cisaat Desa Pangauban Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung Jawa Barat.
Bantuan di Pondok Pesantren tersebut berupa Kitab Suci Al-Qur’an, Perangkat Alat Sholat dan masih sangat dibutuhkan oleh Ponpes itu diantaranya berupa karpet dan biaya untuk pembangunan Masjid, karena saat kebakaran ketika itu bangunan Rimah Allah termasuk yang terparah rusaknya, terang Pengasuh Ponpes Baiturrahman KH Opik saat ditemui Tim Renas pada Sabtu. 7 Agustus 2021.
Anna menambahkan, kebutuhan Ponpes seperti yang dijelaskan KH Opik tersebut tentu sangat prinsip, maka Renas Korwil Jabar tidak akan patah arang dan terus berjuang cari para donatur untuk membantu pemulihan Ponpes itu yang menjadi korban kebakaran.
Dampak dari kejadian itu, kini kondisi dalam Ponpes pun masih memprihatinkan, maka masih sangat membutuhkan donasi yang lebih banyak lagi untuk pemulihanya.
Insya Allah, lanjut Anna dari kepedulian Tim Renas Jawa Barat bisa penuhi apa saja yang dibutuhkan di Ponpes tersebut, maka Renas terus bergerak tanpa lelah sekalipun dihadapi dengan medan lokasi yang selama hidupnya tak menduga akan dilaluinya.
“Kami terus bersemangat guna memulihkan kondisi pasca kebakaran, bukan hanya itu saja kami juga berkewajiban untuk memberikan motivasi kepada para pengasuh dan para santriwan dan santriwati yang masih trauma dampak dari kejadian tersebut, ungkap Anna.

Terpisah, KH Opik selaku pengasuh Ponpes kepada Tim Renas mengaku bangga, karena kepedulianya atas musibah yang dideritanya saat sekarang seiring dengan negara sedang sakit akibat pandemi virus yang belum tau kapan akan diakhirinya.
Opik menyampaikan terima kasih kepedulian Tim Renas yang mampu menyalurkan hak-hak santriwan dan santriwati juga bagi keberadaan dari Ponpes itu sendiri, semoga amal ibadah Tim Remas dengan iklas itu akan di Ijabah oleh Allah SWT, doa ustadz Opik Pengasuh Ponpes Baiturrahman sekaligus menutup perbincanganya.(mnn/Anna/waluyo)








