Realisasi Dana Desa 2020 Desa Sukarela Diduga Nguap

 

Medinusantaranews.com, (Banyuasin)- Untuk realisasi anggaran Dana Desa tahun 2020 di Desa Sukarela Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan diduga ada dananya yang menguap, karena laporanya tidak transparan, terutama pada penggunaan dana pengerasan ruas jalan yang dianggarkan Rp 250 juta dengan volume panjang 250 meter dan lebar 4 meter yang lokasinya di Dusun 1.

 

Data realisasi pada anggaran dana tersebut hanya direalisasikan dengan jalan sepanjang lebih kurang 90 meter saja yang anggarannya Rp 90 juta lebih, jadi dana anggaran senilai Rp 160 juta dikemanakan, tanya masyarakat saat diwawancarai wartawan media ini (9/8/2021).

 

Tokoh Masyarakat Desa Sukarela Naudin Oni didampingi Arwan menjelaskan bahwa dana anggaran untuk pengerasan jalan di Dusun 1 telah disepakati bersama senilai Rp 250 juta, entah mengapa oleh Lukman Pj. Kepala Desa Sukarela tersebut direalisasikan sepanjang 90 meter saja, jadi sisa dananya dikemanakan, tanyanya lagi.

 

Lanjut Dia, jika memang sisa dana yang untuk pengerasan jalan itu dialihkan untuk biaya covid itu mana realisasinya dan mana laporan tertulisnya, karena laporan fisik tidak ada itu, maka masyarakat khususnya dari Dusun 1 ini membuat laporkan ke Camat Rantau Bayur, ke Dinas PMD dan Insfekturat Banyuasin, tetapi hingga detik ini tidak diresponya.

 

Kami masyarakat Desa Sukarela khususnya di Dusun 1 telah kecewa tak direalisasikan dana yang anggarkan untuk pengerasan jalanya, jika benar dialihkan untuk penanganan covid, mana bukti laporan fisiknya, kami bertanda-tangan ini intinya menggugat Pj. Kades atas dugaan melakukan penyimpangan anggaran Dana Desa yang diperuntukkan pengerasan jalan.

 

Sebagai warga kata Arwan, mungkin ini wajar mempertanyakan penggunaan anggaran dana yang bersumber dari dana APBD tahun 2020 yang diperuntukkan program pengerasan jalan yang realisasinya 50 persenya saja tidak ada, jadi dikemanakan sisa anggaran itu dan kami meminta pertanggungjawaban oleh Pj. Kades.

 

“Jika dana itu dialihkan ke program kegiatan lain mengapa tidak dilakukan rapat kembali dan jika memang dialihkan, untuk kegiatan apa dan mana buktinya, sehingga masyarakat tidak terus mencurigainya”, tegas Arwan usai menyerahkan bukti mosi tidak percaya warga Dusun 1 Desa Sukarela kemarin.

 

Hingga berita ini ditayangkan dimedia ini, Pj. Kades Sukarela, Lukman belum diminta konfirmasinya, (mnn/biro sumsel/mitro)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *