Tripika Tungkal Ilir dan PTPN VII Sulap Kereta Seja Jadi Ajaib

Banyuasin,medianusantaranews com- Ide yang memberikan edukasi oleh Tripika Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan yang dipelopori oleh Kapolsek Tungkal Ilir Iptu Nugroho Panji P menyulap kendaraan angkutan khusus untuk pelajar yang selama ini menggunakan truk atau biasa disebut Kereta Senja itu, kini berubah berupa Bus ber-AC- khusus untuk pelajar yang disebut Bus Antar Jemput Anak Ingin Bersekolah (Ajaib) yang lebih membuat lebih nyaman para pelajar diwilayah Kecamatan Tungkal Ilir.

Peresmian program Inovasi dengan nama Antar Jemput Anak Ingin Bersekolah (AJAIB) dilaunching Kamis, 22 September 2022 sekira 09.00 Wib didepan Mapolsek Tungkal Ilir oleh Kapolsek Tungkal Ilir IPTU Nugroho Panji.P, SH yang bekerja sama dengan stakeholder yang di Kecamatan Tungkal Ilir untuk menyediakan bus angkutan antar jemput para pelajar SD, SMP dan SMU ke sekolah, karena jarak tempuh tempat tinggal mereka jauh dari sekolahnya antara 10 Km s/d 15 Km menuju ke sekolah masing-masing.

Sedangkan masih para pelajar tidak punya kendaraan dan belum ada angkutan umum yang beroperasi dalam wilayah Kecamatan Tungkal Ilir, hingga dengan adanya program ini diharapkan dapat memfasilitasi para pelajar tepat waktu sampai disekolah untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing, harap Kapolsek.

Kegiatan itu terlihat dihadiri oleh Camat Tungkal Ilir yang diwakili Sekcam Seman, S.Pd. M.Si, Manager PTPN VII Unit Bentayan, M. Syafi’i Ritonga, Ka. SMAN 1 Tungkal Ilir, Ka. SMPN 1 Tungkal Ilir, Ka. SDN 13 Tungkal Ilir dan Perwakilan pelajar Tingkat SD, SMP dan SMA dari beberapa sekolah di Kecamatan Tungkal Ilir.

Usai di launching salah seorang pelajar ngaku senang oleh Pemerintah yang dipimpin bapak Kapolsek Tungkal Ilir bisa memfasilitasi Bus untuk antar jemput sekolah dan terimakasih sekarang kami tidak terlambat lagi datang ke sekolah dan mempermudah kami sebagai pelajar baik saat berangkat maupun pulang sekolah serta dari situ kami lebih disiplin baik waktu maupun semangat bersekolah, walau kami tinggal disebuah pelosok Desa, ucapnya bangga.(MNN)

Editor waluyo.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *