Banyuasin,medianusantaranews.com- Gegara ada truk mengalami patah Srumbung pada (19/09/2025) pukul 17.00 wib, di ruas Jalintim Palembang-Betung, tepat di Desa Lubuk Karet Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan kembali mengular 2 arah baik dari arah Palembang tujuan Betung dan sebaliknya nyaris 10 an kilometer kemacetanya.
Yan (52) pengemudi travel jambi -Palembang yang sempat bincang dengan awak media ini mengaku masih untung 4 penumpangnya tak ada yang hamil, andaikata ada mungkin melahirkan di dalam perjalanan.
“Herannya kemacetan Jalintim ini setiap hari terjadi, tapi dari pihak Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Banyuasin tak ada solusi. Akibat macet jarak tempuh yang kurang 10 kilo membutuhkan waktu lebih 1 jam”, terang Yan sekaligus menutup bincanganya.
Senada diungkapkan Mardi (52) sopir ekspedisi Lampung-Jambi, selain tak ada solusi, juga adanya pembiaran dari Dinas terkait tidak memperdulikan pada kendaran yang layak beroperasi dan parah lagi kendaraan yang bermuatan over demensi dan over load.
Bukan hanya itu kata Dia, macet arus lalulintas di Jalintimsum arah Palembang-Betung dan sebaliknya hal ini dampak dari kerusakan ruas jalan negara yang tak serius dalam pemeliharaanya ditambah dikala ada kendaraan yang mogok dari rekan-rekan pengemudi yang kebiasaan nekat menyerobot jalur lawan, sehingga kemacetan terjadi setiap hari itu dampaknya.
“Jika para petugas terkait memang tegas-tegas dalam menjalankan aturanya, setidaknya kemacetan di ruas Jalintim Palembang-Betung ini bisa diminimalisir”, ujar bapak yang ngaku asal Plaju Palembang.
Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo dikonfirmasi lewat Kasat Lantas AKP Suwandi Eza SH via WhatsApp dikatakan “SDH baru selesai evakuasi dampaknya”, jawabnya singkat.
Sementara beritanya ditayangkan di media ini belum ada keterangan resmi dari pihak Dishub.(MNN).
Korlip : waluyo








