Uju Efri : Dampak suara rakyat terjual Rp 100-150 Ribu
Banyuasin,medianusantaranews.com- Jeritan warga Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan untuk menjalani kehidupan mulai awal tahun 2026, hal ini salah satu efek dari suara rakyat terjual Rp 100-150 ribu saat dalam Pemilukada ketika itu.
“Ya ini dampak dari kesalahan dari masyarakat di daerah saya sendiri yang ketika itu baik milih Kepala Negara, Kepala Daerah pun memilih para wakilnya di DPRD, suaranya yang laku terjual Rp 100-150 ribu saja”, ujar Uju Efri ketika berbincang via WhatsApp dengan wartawan media ini (12/04/2016).
Begini keluh-kesah beliau baik yang disuarakan di medsos atau kepada awak media ini, “Masih adakah yg peduli dg Desa Tebing Abang … .???
“Inilah akibat waktu Pileg masyarakat bangga dg duit Rp 100.000 dan Rp 150.000 saweran Caleg”.
Lanjutnya “Apakah ada DPRD Kabupaten Banyuasin yang datang melihat jalan longsor dan rusak melihat keadaan jalan Desa Tebing Abang,Kecamatan Rantau Bayur,hancur”.

Jawabannya tidak sama sekali mereka tutup mata :
-Jangan berharap di bangun 2026 Banyuasin Evisiensi anggaran,Aspirasi DPRD Kab dan Provinsi di Pangkas .
-Dana Desa Tebing Abang dari Rp 1,5 M menjadi Rp.375 jt.
– Jika 2024/2025 di rehab dengan Dana Desa mungkin tidak seperti ini jalan Desa Tebing Abang .
Kata siapa Jalan Desa Tebing adalah Jalan Kabupaten, yang seharusnya kita berfikir logis.
Jika kita kurang Ilmu silakan bertanya dengan Bupati, Banyuasin,Sekda Kab Banyuasin dan PUPR, saat ini kita menunggu kehancuran.
“”TIADA HARAPAN LAGI””
Beliau masih berharap jika masih ada Pemimpin Daerah dan para wakilnya yang mau peduli untuk perbaikan infrastruktur untuk didesa kami, pungkasnya.(MNN)
Admin : waluyo








