Palembang,medianusantaranews.com- Kemacetan arus kendaraan diruas jalintimsum Palembang-Betung didalam wilayah Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan seolah menjadi wilayah kemacetan yang dirasakan bagi masyarakat dalam ibukota RI di Jakarta saja, ucap Hasan (37) pengemudi truk ekspedisi Jakarta-Jambi saat berbincang dengan wartawan (01/01/2019) dini hari ketika parkir di Km 12 Palembang.
Yang mengaku warga asal Tempino Jambi itu mengatakan, kalau sebelum ada galian Pipa Gas itu, kemacetan yang terjadi sejak 4 tahun lalu alasan petugas terkait karena masalah ruas jalan yang sempit dan volume kendaraan semakin padat.
Alasan lain kemacetan itu terjadi karena ruas jalintimsum Palembang-betung dalam kondisi rusak dan tidak konsisten pihak terkait melakukan perbaikan dan saat ini kemacetan kian parah berdalih akibat Terdampak dari galian pemasangan Pipa Gas milik Pt Pertagas yang dikerjakan oleh perusahaan Subkon Pt Rakind.
Untuk itu kata bapak 2 anak bertanya, jadi yang sebaiknya yang bagaimana jika diketahui ruas jalan yang sempit dengan volume kendaraan yang makin padat ditambah ada galian Pipa Gas lokasinya ada dibibir jalan aspal, tetapi arus kendaraan tidak macet?
Dirinya sebagai pekerja buruh kata Hasan, hanya dapat berharap agar pihak terkait supaya bertindak tegas, supaya permasalahan kemacetan diruas jalintimsum Palembang-Betung dapat terjawab, bukan dijadikan keluhan.
Masih menurutnya, diakui dari usaha galian Pipa Gas tersebut sangat terasa banget terdampaknya, maka kami dan kawan-kawan berisitirahat dilokasi ini selain mendinginkan mesin sembari menunggu arus kendaraan mulai sepi, sebab ada truk Fuso tronton terjebak dilokasi bekas galian Pipa Gas di kawasan Kecamatan Talang Kelapa dari petang kemarin.
Agar sedikit lancar perjalanan kami nantinya akan mulai bergerak sekitar tengah malam sekaligus menyaksikan pergantian tahun 2018-2019 di kota Palembang yang dikenal memiliki kawasan terminal terpanjang di Asia Tenggara ini, sambung Faisal (27) yang mengaku asal Kerinci Jambi.

Faisal menambahkan, memang setahun 2018 itu yang terparah kemacetan dirasakan setelah ada galian Pipa Gas. Kalau sebelumnya, seandainya ada kendaraan yang mogok ditengah ruas jalintimsum ini, kendaraan pribadi masih bisa melintas melalui bahu jalan, tetapi semenjak ada bekas galian Pipa, ditambah datang hujan tidak ada yang berani para sopir melintas ditambah di Betung oleh warga ditanami batang pisang.
Kinerja pekerja kontraktor pemasangan Pipa Gas untuk menimbun kembali bekas galianya dilakukan asal menimbun tanpa ada pengerasan, sedang diruas jalintimsum Palembang-Betung dilintasi berbagai macam kendaraan, jika ada satu saja kendaraan yang terjebak lumpur dampak macetnya hingga puluhan kilometer, seperti di Jakarta lah, tutupnya.
Sementara petugas dari Satlantas Polres Banyuasin dibantu warga disekitar dilokasi titik kemacetan terlihat sibuk mengatur arus kendaraan dari dua arah dengan pola buka tutup saja. (waluyo)








