Palembang,medianusantaranews.com- Hujan deras terus mengguyur diwilayah Kota Palembang Sumatera Selatan membuat ruas jalan utama dalam Kota Palembang terendam. Dampak genangan air yang mencapai ketinggian lutut orang dewasa itu membuat banyak kendaraan roda empat mapun roda dua banyak mogok, terpaksa harus diselanatkan menggunakan mobil derek.
Hujan deras yang airnya menggenang terdapat dijalan utama dari depan Kawasan Punti Kayu hingga kawasan Kebun Bunga Kota Palembang, diruas jalan utama itu arus kendaraan macet total dan sedikitnya ada ratusan unit baik kendaraan roda maupun roda dua tejebak mogok.

Beberapa sumber yang dihimpun, hujan deras itu turun sejak semalam hingga pagi tadi (31/3/2019) menyebabkan meluapnya air hujan dikawasan itu dan dampak dari tidak maksimalnya fungsi Draenase yang ada bahkan dikenal dikawasan itu sebagai kawasan rawan banjir sejak dulu, ucap Marzuki yang mengaku warga Kebun Bunga saat dibincangi wartawan dilokasi banjir.
” Saya warga baru di Palembang ini pak, jadi saya banyaj belum tau ada jalan alternatif untuk menuju rumah tempat kost, maka saya memaksakan saja, ternyata motor saya harus mogok”, jelasnya lelah.
Lukman (47) warga Sukarame juga terjebak macet didepan Punti Kayu menambahkan, masalah sepanjang jalan ini rawan banjir, jika Pemkot Palembang tidak serius untuk menyikapi kondisi dilokasi yang sering terendam itu suatu waktu bakal muncul bencana yang bisa menimbulkan korban jiwa.
Untuk itu kata Lukman, jangan nama Palembang hebat diluar bahkan sampai manca negara, tetapi fakta didalam masyarakatnya menderita akibat setiap datang hujan runahnya tinggalnya direndam banjir, ungkapnya seraya mendorong sepeda motornya yang mogok.

Terpisah dampak hujan yang mengguyur diwilayah Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin juga membuat permukiman warga dalam Kelurahan Sokomoro terendam, kata Amin korban yang rumah digenangi air hujan hingga 40 cm.
Amin meminta kepada Pemerintah Kelurahan Sukomoro segera turun kelokasi, sebab selain banyak rumah permukiman warga yang digenangi air hujan juga kwatir jika tidak cepat ditindaklanjuti ruas jalan utama dalam Kelurahan ini bisa putus, bebernya.(asta/mitro)








