Mobil Wartawan Suara Nusantara Hangus Terbakar

 

Musi Banyuasin, MNN- Nasib naas dialami Sumantri Ady (46) yang berprofesi sebagai jurnalis dari koran harian Suara Nusantara yang bertugas di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan, Pasalnya, Mobil Mini Bus miliknya jenis Nissan Grand Livina 1.5 XV bernopol BG 1139 JC setibanya tepat didepan Mapolsekta Sekayu terbakar.

Awak media yang berdumisili di Komplek Perum Mega Asri Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin itu ketika dijumpai wartawan media ini menjelaskan kejadian yang itu sangat cepat, saya dalam perjalanan pulang dengan posisi lagi jalan sangat rilex, tiba-tiba sampai di depan Mapolsek Sekayu terlihat dibagian Kap Depan Mobil saya keluar asap.

Dikatakannya, saat itu keadaan mesin mobil masih hidup melihat asap mulai menebal, saya pun menghentikan mobil dan saya memarkirkan mobil dipinggir jalan situlah, begitu turun hendak melihat kedepan tiba-tiba keluar api cukup besar dan kejadian itu sekitar 20 menit mobil saya sudah ludes terbakar. Habis 90 persen mas mobilku dengan nada terbata-bata dan sedih saat dijumpai dilokasi kejadian (18/12/2019).

Masih kata Sumantri, untungnya ketika kejadian itu selain tepat didepan Mapolsek juga sudah posisi didalam kota, sehingga saat saya menghubungi Mobil Pemadam Kebakaran cepat tiba dilokasi, pada saat api terlihat membesar sempat dibantu aparat dari Polsek Sekayu dan warga disekitar ikut memadamkan api.

” Sebelum kejadian itu mulanya saya hendak luncur dalam menuju perjalanan arah Kecamatan Babat Toman tiba-tiba hatiku mengurungkan perjalanan saya, sejauh sekitar 3 km sudah lepas perjalanan saya memutuskan untuk memutar balik dengan sangat rilex sekali saya usai Sholat Magrib itu setibanya dilokasi kejadian sekira pukul 18.30 wib tiba-tiba keluar api dan sangat cepat kobaran api itu”, tuturnya seraya menambahkan untung cepat dibantu warga dan anggota yang ada di Mapolsekta Sekayu sebelum Petugas Damkar tiba dilokasi.

Untungnya saya selamat dari ancaman maut itu, tetapi kalau kerugian materi diprediksi mencapai ratusan juta rupiah dan kondisi mobil saya habis tersisa kerangka saja, untuk didalam mobil barang-barang yang ada tidak dapat diselamatkan, kecuali tas yang berisi Ponsel saja, kalau surat-surat dan berkas lain yang berkaitan dengan tugas saya termasuk semua pakaian didalam mobil itu tidak ada yang bisa diselamatkan, tutupnya sembari meminta tolong dikabari keluarganya yang di Banyuasin dengan raut trauma (waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *