Lumbung Padi Dibiarkan Mangkrak, Jadi Hunian Hama Tikus

Banyuasin, MNN- Kondisi gedung bangunan Lumbung Padi di beberapa Kecamatan diwilayah Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan dibiarkan rusak mangkrak yang akhirnya berubah fungsi menjadi hunian hewan jenis Tikus yang juga merupakan hama bagi petani padi sawah.

Dari pantauan wartawan media ini saat meninjau langsung dilokasi kondisi bangunan gedung lumbung padi sudah sangat memperihatinkan, selain kosong tidak ada Padi milik warga yang disimpan, didalam ruangnya yang kotor dan bagian atap dan plafonya banyak yang rontok diantara tumpukan barang bekas menjadi hunian hama tikus.

Menurutnya keterangan petani disekitar Lumbung Padi, sebut saja Man (54) mengatakan bahwa sudah lebih 5 tahun ini para petani usai panen tidak mau menyimpan padi miliknya di tempat itu dan mereka lebih suka dititipkan di lokasi penggilingan padi yang juga ada didesanya, karena pemilik gilingan padi rata-rata juga punya gudang.

Kalau baru-barunya dulu memang banyak hampir semua petani di Selat Penuguan ini menyimpan padi gabah kering didalam lumbung itu, selain masih baik dan dirawat dengan baik, tetapi lama-lama para petani kembali menitip padinya ditempat gudang milik gilingan padi dengan alasan kalau membutuhkan beras tinggal langsung gilibg disitu, imbuh Man.

Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin dari Dapil 2 Farida Achyanti dalam perbincangan dikediamanya membenarkan terkait rusak dan mangkrak gedung yang diperuntukan Lumbung Padi di Desa Songo Makmur termasuk yang ada di Desa Kelapa Dua itu.

Kalau di Desa Songo Makmur sejak Gedung itu dibangun hingga saat ini tak dimanfaatkan oleh warga petani, sebab tidak jelas dan belum diserah-terimakan, jadi bangunan itu mubazir saja, sambung Nanang warga setempat, menutup perbincanganya.

Sementara dari Dinas Pangan Pemkab Banyuasin sampai ini ditayangkan tidak ada yang diminta komentarnya, menurut dari salah satu Stap didinas tersebut berinisial “E” mengatakan Kadis, Sekdis dan Kabid yang membidangi masalah Gedung Pangan sedang ada Dinas luar, katanya singkat.(waluyo)..




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *