Triyono Realisasikan Dana Desa Sesuai Dengan Kebutuhan Masyarakat Pekon Wonosobo

Medianusantaranews.com (Tanggamus) – Dibekali dengan jiwa sosial yang cukup tinggi, Triyono Selaku Kepala Pekon Wonosobo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, berhasil merealisasikan Anggaran Dana Desa (DD) tahun 2019, sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan berpedoman dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB). Hal itu terlihat ketika awak media ini berkunjung ke Pekon tersebut dan melakukan wawancara kepada Kepala Pekon setempat.

Triyono mengatakan, sebagai pemimpin, yang paling diutamakan ialah harus memiliki jiwa sosial yang tinggi, sebab dengan begitu maka akan mampu melakukan hal yang dapat bermanfaat untuk banyak masyarakat.

“Saya sangat mengetahui apa saja yang sedang dirasa oleh tiap-tiap masyarakat yang ada di pekon ini, mengetahui berbagai kebutuhan dan permasalahan masyarakat sebab saya setiap harinya selalu berbaur dengan mereka semua,” katanya.

Ia menyampaikan, dengan mengetahui berbagai kebutuhan dari masyarakat tersebut maka dapat mempermudah dalam merealisasi Dana Desa.
“Bayangkan saja jika kita tidak mengetahui apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh masyarakat bisa-bisa Anggaran Dana Desa yang seharusnya bisa membantu mensejahterakan mereka justru malah menjadi masalah, meskipun sudah melakukan Musrenbang Pekon,” katanya.

Dirinya melanjutkan, Seperti ditahun 2019, Dana Desa (DD) dialokasikan untuk Pembangunan/Rehabilitas/Peningkatan Fasilitas Jamban Umum/MCK umum, Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain), Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jembatan Milik Desa, dan Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman/Gang.

Selain itu juga digunakan untuk, Penyelenggaraan Informasi Publik Desa (Misal : Pembuatan Poster/Baliho Informasi penetapan/LPJ APBDes untuk Warga).

Untuk kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat dialokasasikan untuk, Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu), Pengembangan dan Pembinaan Sanggar Seni dan Belajar, Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional).

“Semua kegiatan baik seperti pembangunan infrastruktur, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat kita Laksanakan sesuai dengan rancangan anggaran biaya,” katanya.

Selain itu dirinya juga menjelaskan jika dalam kegiatan pengerjaan pembanguan infrastruktur dilakukan oleh masyarakat Pekon sendiri, hal tersebut bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi yang menganggur. “Saya rasa kalau orang Pekon sendiri yang ngerjain pekerjaan pasti hasilnya akan lebih baik soalnya kan demi Pekon sendiri, selain itu juga bisa menambah penghasilan mereka,” jelasnya.

Dirinya berharap, masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang sudah berhasil dibangun, agar dapat bermanfaat dalam jangka waktu yang lama.

Dilain sisi, salah satu masyarakat setempat mengatakan, Sebagai Kepala Pekon, Triyono bersikap sangat sosialis, ia selalu berbaur dengan masyarakat dan menyebar aspirasai masyarakat.

Dirinya berharap, kedepanya seluruh wilayah Pekon Wonosobo memiliki sarana dan prasarana dan infrastruktur yang baik. (MNN/Halimi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *