Diduga Ketua BUMDES Battu Winangun Komentarnya Plin-Plan

 

Medianusantaranews.com, (Baturaja)- Ketua BUMDES Desa Battu Winangun Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan berinisial Sho memberikan keterangan palsu alias plin-plan kepada awak media dan Ormas yang berusaha menemuinya untuk mengkonfirmasikan tentang pengelolaan Dana BUMDES terkait pembelian kebun karet.

Bulan itu Oknum Ketua Bumdes berani mencatut nama media group nasional dan nama wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten OKU.

Menyikapi perbuatan oknum Ketua BUMDES tersebut Jimmy yang aktif di Media group yang ditugaskan di Kabupaten OKU, karena nama media dan nama dirinya dicatut untuk tameng dalam dugaan melakukan upaya yang menyimpang hanya sekedar mengelabui setiap didatangi awak media atau Ormas lain, padahal Jimmy mengaku tak ada dalam setruktur keanggotaan, pengurus apalagi sampai mengemban jabatan sebagai pengawas di BUMDES tersebut.

Pencatutan baik nama dirinya maupun media tempatnya beraktivitas sebagai wartawan selama ini setelah berkordinasi dengan Kepala Biro media group Sumsel, Jimmy yang merasa dicemarkan jati dirinya secepatnya akan buat laporan kepihak berwajib, sebab identitas dirinya telah dicemari atas keterangan palsu yang dilakukan oknum Ketua BUMDES tersebut.

Jimmy membeberkan nama baik dirinya serta nama medianya yang dicemarkan oleh oknum Ketua BUMDES itu jelas membuat dirinya telah cemar dihadapan rekan-rekan wartawan serta omas termasuk keredaksi dimedia saya, sebelum lebih dulu saya kena sanksi. Itulah dasar membuat oknum tersebut akan saya bawa keranah hukum, karena saya tidak sama sekali ada urusan dengan BUMDES itu.

Yang akan menjadi dasar saya melaporkan oknum Ketua BUMDES Desa Battu Winangun itu yang mengatakan dihadapan wartawan/LSM yang menemuinya bahwa saya dikatakan sebagai Pengawas dalam pembelian kebun karet yang dilakukan oleh Ketua BUMDES tersebut.

Saya dari Media Group dengan tegas katakan tidak ikut terlibat dan berkecimpung dalam kegiatan BUMDES dan tidak pernah menjadi pengawasnya, demi Allah saya tidak tau sama sekali. Warga dan Pamong serta Perangkat Desa Battu Winangun pun tau kalau saya tidak ikut andil dikegiatan BUMDES didesanya hingga saat ini, akunya kecewa.

Dengan adanya keterangan palsu yang oleh mantan ASN kecamatan dan salah satu dinas di Kabupaten OKU yang saat ini sebagai Ketua BUMDES Desa Battu Winangun kepada rekan media dan LSM, tentu saya dengan yang diredaksi Media Group tidak terima atas keterangan PALSU yang dianggap mencemarkan nama baik dan citra saya di dalam tugas sebagai wartawan dikatakan jadi pengawas di BUMDES itu.

Terkait nama dan media saya dalam BUMDES itu disangkut-sangkutkan, maka rekan ormas dan wartawan yang bertugas di wilayah OKU terus mendesak saya dan keterangan oknum Ketua BUMDES telah mempermalukan diri saya, itulah yang menjadi dasar untuk lapor kepihak berwajib.

Niat saya membuat laporan kepihak berwajib itu kata Jimmy, dirinya sendiri juga sebagai wartawan sudah berulang kali menemui untuk meminta penjelasan, tapi Oknum Ketua BUMDES itu enggan berkomentar terkait dengan keterangan palsunya dan tidak ada itikat baik terkait pencatutan nama diri saya dan nama media saya itu, tutupnya.

Via WhatsApp Minggu malam yang lalu sekira pukul 20.00 wib Ketua BUMDES Desa Battu Winangun Sholeh ketika dikonfirmasi berkata bahwa memang benar tidak ada keterlibatan media apapun dan wartawan dalam setruktur kepengurusan dalam BUMDES dan informasi yang benar begitu, cuma salah pemahamanya saja.

Saya dengan mas Jimmy selain bertetangga Desa juga sering kordinasi dengan dia dan saya tidak pernah bicara kalau Jimmy itu sebagai Pengawas di BUMDES yang saya pimpin, jawabnya dalam percakapannya via ponsel. (MNN/Kabiro SS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *