Peserta Pelatihan Kerja di BLK Banyuasin Dilepas Bupati

 

Medianusantaranews.com,(Banyuasin)- Bupati Banyuasin H Askolani SH,MH yang didampingi Kepala Disnakertrans H Noor Yosept Zaath ST, MT, Selasa melapas 256 Peserta Pelatihan kerja Berbasis Kompetensi Program Peningkatan Tenaga Kerja dan Produktivitas Tahun Anggaran 2021 di UPTD Balai Latihan Kerja Kelurahan Kendondong Raye Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

 

Pada intinya Bupati Banyuasin menjelaskan, melalui Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi ini menjadi salah satu strategi yang diharapkan dapat mengantisipasi sekaligus mengatasi terus bertambahnya angka kemiskinan dan pengangguran.

 

Bupati menambahkan, menyadari tuntutan kwalitas tenaga kerja makin hari makin meningkat, tuntunan mutu yang kian menjadi sorotan dalam dunia usaha. Persaingan yang semakin besar membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai, dengan dilaksanakan Pelatihan kerja Berbasis Kopetensi ini diharapkan mampu memenuhi tuntutan tersebut meski secara kwalitas dan kwantitas masih perlu pembinaan lebih lanjut.

 

Masih kata Askolani, Pelatihan Berbasis Kompetensi ditopang oleh tiga pilar utama diantaranya untuk membangun SDM unggul berbasis kompetensi diperlukan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

 

Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang menitik-beratkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup Pengetahuan, Keterampilan dan Sertifikasi.

 

“Sertifikasi Kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi sesuai standar kompetensi dan dilaksanakan oleh lembaga yang memiliki otoritas seperti Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)”, kata Askolani.

 

Ditempat yang sam Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi H Noor Yosept Zaath ST, MT mengatakan tuntutan dunia kerja dan industri adalah tersedianya sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas. Peningkatan SDM manusia yang dilakukan secara komprehensif meliputi knowledge (pengetahuan), skill (ketrampilan), dan attitude (sikap).

 

Dalam mewujudkan Visi & Misi Bupati/Wakil Bupati Banyuasin diantaranya “Meningkatkan Sumber Daya Manusia melalui Pendidikan dan Kesehatan yang Berkualitas”,

 

Yosept mengatakan khususnya bagi para pencari kerja yang akan menempati kualifikasi jabatan tertentu di dunia industri, maka Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui UPTD BLK Banyuasin mengambil peranan sebagai salah satu balai latihan yang menyelenggarakan berbagai macam program Pelatihan Berbasis Kompetensi.

 

Lanjut dia mengenai Instruktur menurutnya itu berasal dari Instrukur PNS dan Non PNS di lingkunagn UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Banyuasindan Instruktur Lembaga Pelatihan Kerja Swasta binaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuasin.

 

Sehingga tujuan terciptanya sumber daya manusia yang professional dan kompeten dibidangnya, sesuai dengan tuntutan para penyedia lapangan kerja dapat kita penuhi, pada tahun 2020, Balai Latihan Kerja Kabupaten Banyuasin telah menyelesaikan tugas pelaksanaan Pelatihan Berbasis Kompeten sebanyak 15 paket pelatihan dengan lulusan sebanyak 256 peserta siap memasuki dunia usaha dan dunia industri.

 

Penyerapan lulusan melalui Kegiatan Pamaren Pasar Kerja (Job Fair) sebanyak 61 orang yang tersebar di beberapa perusahaan dan 64 peserta membuka UMKM di bidang Jahit, Las, Otomotif, Salon dan Barber serta Make Up Artist.

 

80% peserta telah mengikuti program Kartu Prakerja dan 20% ikut Bantuan UMKM di Dinas Perdagangan, Industri dan UMKM Kabupaten Banyuasin Pada Program Kartu Prakerja oleh Pemerintah RI dan Banyuasin mendapatkan kuota terbanyak ke 2 se-Sumsel sebanyak 17.123 peserta dari target yang kita usulkan sebanyak 7.882 orang, terang Yosept sekaligus menyudahi perbincanganya.(MNN/bara/waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *