Medianusantaranews.com (Pesawaran) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pesawaran melalui Anggota Komisi Tiga akan menindak lanjuti permintaan tokoh adat tentang perbaikan jalan raya kedondong yang rusak melibatkan di Empat kecamatan.
“Akan segera kita informasikan ke provinsi tentang permintaan tokoh adat untuk perbaiki jalan yang rusak melibatkan 4 kecamatan, Gedongtataan, Waylima, Kedondong dan Waykhilau tersebut,” Kata Bambanag Suheri S.H. melalui telepon seluler Jum’at (16/7/21).
Permintaan itu Suheri juga sependepat agar semua jalan rusak dipesawaran bisa diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi. Namun untuk tahun ini belum bisa dipastikan karena kondisi seperti ini.
“Saya sependapat segera di perbaiki jalan rusak dipesawaran, sebenernya bukan tokoh adat masyarakat juga minta diperbaiki,” jelasnya.
Sebagai wakil rakyat Dirinya terus berupaya agar terlaksana permintaan itu.
“Harapan semua minta diperbaiki mudahan dengan dorongan tokoh adat masyarakat, eksikutif dan legislativ mudahan tahun depan bisa segera diperbaiki,” ujarnya.
Dia juga berharap agar cepat keluhan jalan rusak dipesawaran ini bisa segera dibawa oleh bupati ke provinsi.
Diberitakan sebelumnya, Tiga Penyimbang Adat Lampung yang ada di Kabupaten Pesawaran mendesak Gubenur Lampung Arinal Junaidi agar memperhatikan atau segera menganggarkan pembangunan jalan Provinsi yang terletak di jalan raya Kedondong Kabupaten Pesawaran.
Tiga Penyimbang Adat lampung yang tediri dari Makhga Putih Perngikhan Bandkha Saka, Mahkga Badak Pengikhan Bandakh Makhga, dan Makhga Limau, Batin Perwira Kusuma, yang berada di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Way Lima, Kecamatan Kedodong dan Kecamatan Way Khilau.
“Kami Tiga Penyimbang Adat menyampaikan bahwa jalan Provinsi yang terhubung dari Kecamatan Gedong Tataan sampai Kecamatan Way Khilau saat ini keadaan jalan tersebut sangat rusak parah dan memprihatikan,” kata Irwanto yang bergelar Batin Perwira Kusuma saat di temui di kediamannya Desa Tempel Rejo Kedodong, Senin (12/07/21).
Ia melanjutkan selain jalan yang rusak berapa jembatan penghubung yang rusak dan belum di bangun ada empat jembatan, sehingga banyak pengguna jalan dan sering terjadi kecelakaan.
Sealain itu juga Ia menambahkan, jalan Provinsi yang selama ini di gunakan oleh masyarakat di tiga Kecamatan sebagai jalan penghubung dan jalur pengangkut hasil bumi dan pertanian, sehingga jalan ini sebagai penunjang peningkatan perekonomian di tiga Kabupaten tersebut.
“Sebagai Penyimbang Adat yang terdiri dari Makhga Putih, Mahkga Badak, dan Makhga Limau yang berada di tiga kecamatan Way Lima, kecamatan Kedodong dan Kecamatan Way Khilau, Meminta Gubernur Lampung, Bapak Arinal Junaidi melalui dinas terkait, untuk melakukan peningkatan badan jalan dan membangun fisik empat jembatan yang terletak di jalan pehubung tersebut,” pintanya.
Diantaranya, jembatan Way Kuta Dalom, jembatan Way Teba Jawa, jembatan Way Gunung Sugih,dan Jembatan Way Kali Kambang Kedondong, melihat dari catatan sejarah ke empat jembatan itu di bangun pada jaman penjajahan Belanda. (MNN/Rizal)








