ALASAN RUTIN CSR PERUSAHAAN, TAPI BEGINI KONDISI JALAN DIDEKAT KANTOR PT PERTAMINA UBEP ADERA PENGABUAN

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com

Dugaan PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field ada mengalokasikan dana CSR nya pada proyek yang sudah dianggarkan APBD Kabupaten PALI 2021 jadi tranding topik dibumi Serepat Serasan.

Yaitu, proyek peningkatan Jalan Sawah dan Jembatan jalan utama Menuju Persawahan Desa Pengabuan Kecamatan Abab, leading sektor dinas PU Bina Marga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan. Yang dikerjakan oleh oleh CV RAISYAH PRATAMA dengan dana Pagu Rp 1.500.000.000,- atau Rp1,5 Miliar, Hps Rp 1.499.610.342.10,-, tertera dipapan proyek Rp 1.492.020.000,-

Ironinya lagi pihak Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) disebut ada melibatkan anggaran CSR PT Pertamina pada pelaksanaan proyek APBD PALI, Oknum Dinas PU Kabupaten PALI tidak mau memberikan keterangan resmi sebagai hak jawab ketika dikonfirmasi. Bahkan dengan arogannya Sekreraris PU Kabupaten PALI, Hilman, menolak telpon wartawan.

Hal ini menunjukan kesan bahwa oknum didinas PU Kabupaten PALI tidak siap ketika pelaksanaan proyeknya dikritisi masyarakat. Padahal yang dikelolah itu uang rakyat, bukan uang oknum dinas PU Kabupaten PALI.

Sedangkan pihak PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field,
adanya dugaan  keterlibatan pihak perusahaannya dalam pelaksanaan proyek APBD Kabupaten PALI 2021, Yuddy, Kepala Humas PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field ketika dikonfirmasi membantahnya, Rabu (15/09/2021).

Dia mengatakan bahwa perbaikan jalan didaerah operasi PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field merupakan program rutin.

Yuddy menjawab, diawali dengan memperkenalkan dirinya, bahwa dia
mendapat tugas dari Mabes TNI untuk bergabung dilegalnya Adera.

” Baik pak, perkenalkan sy Kpt Cpm Yudi yg kebetulan mendpt tgs dr Mabes TNI utk bergabung dilegalnya adera, nanti stlh meeting akan sy klarifikasi atas fitnahan ke kami ttg tuduhan persekongkolan ini mas ” Tulisnya.

Selanjutnya, Yudi pun kembali memberikan klarifikasinya melalui pesan WA yang isinya ” Tanggapan terkait perbaikan jalan yang Pertamina Adera Field lakukan, Perusahaan mempunyai program rutin untuk perbaikan jalan perusahaan yang berhubungan dengan kegiatan operasi Migas disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan perusahaan saat perbaikan jalan tersebut akan melakukan kegiatan monitoring program CSR kepada kelompok binaan Padi Organik yang melalui jalan tersebut. Terkait akan dilaksanakan pekerjaan peningkatan jalan yang di lakukan pemerintah Kabupaten Pali, pelaksana pemenang tender juga belam ada konfirmasi kepada pihak Pertamina Adera Field terkait adanya kontrak pekerjaan peningkatan jalan itu.

Begini kondisi jalan masyarakat yang ada didekat kantor PT Hulu Rokan Zona 4 Adera Field – Pengabuan Camp

Terkait penjelasan dari pihak PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field ini, disinyalir sangat berbanding terbalik dengan fakta yang terjadi. Jangankan mau peduli dengan sarana jalan menuju kesawah Pengabuan kalau cuma berdasarkan kegiatan rutin CSR perusahaan, sedangkan kondisi sarana jalan yang ada disekitar lingkungan perusahaan PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field sendiri saja, saat ini rusak parah, mala perusahaan tutup mata.

” Bagaimana itu PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field, kalau tidak ada apa apanya, kenapa peduli dengan jalan kesawah alasan kegiatan CSR rutin perusahaan, sementara sarana jalan yang ada didepan pintu perusahaan saja rusak parah, tidak  dipedulikan ” Ujar Ketua GNPK RI Provinsi Sumsel, Aprizal Muslim menanggapi permasalahan ini, Senin (11/10/2021).

” Lihat saja sekarang sarana jalan yang ada didekat komplek PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field Pengabuan, rusak parah. Padahal itu adalah akses jalan utama masyarakat seluruh penjuru. Jalan itu sudah dibangun oleh APBD Kabupaten PALI bermiliar miliar. Namun setelah rusak seakan dibiarkan saja oleh PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field, tidak ada perbaikan kegiatan rutinnya ” beber Aprizal.

” Atau pihak PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field mau mengandalkan APBD PALI lagi untuk memperbaikinya ” tambahnya.

Lanjut Aprizat, Sangat tidak sinkron pernyataan pihak PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field bahwa dugaan keterlibatannya pada Peningkatan Jalan Sawah dan Jembatan jalan utama Menuju Persawahan Desa Pengabuan dengan alasan program rutin untuk perbaikan jalan perusahaan yang berhubungan dengan kegiatan operasi Migas. ” Alasan yang sulit diterima pikiran sehat, jauh panggang dari apa ” Ucap Aprizal.

” Pihak PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field pada proyek jalan sawah Pengabuan didasari atas kegiatan rutin CSR karena peduli dengan jalan masyarakat, sementara sarana jalan utama masyarakat  yang ada didekat kantor perusahaan saja hancur tidak diperbaiki,  Itu CSR kurang tepat sasaran ” Tukasnya.

Aprizal menambahkan, pihaknya ada mencium aroma tidak sedap pada pengerjaan proyek APBD Kabupaten PALI 2021 pada paket Peningkatan Jalan Sawah dan Jembatan jalan utama Menuju Persawahan Desa Pengabuan.

” Pada proyek itu ada dugaan konspirasi oknum oknum yang tidak bertanggung jawab demi mencari keuntungan pribadi dengan melakukan perbuatan merugikan negara ” Ujarnya

” Dalam hal ini, pihak PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field harus transparan membuka, atas dasar apa pihaknya membantu jalan sawah pengabuan itu, proposalkah?  proposal dari oknum siapa? dari oknum Pemkab Muara Enim atau dari oknum pelaksana CV RAISYAH PRATAMA. Hal ini agar masyarakat jadi jelas, bukan asumsi asumsi. Karena hal ini jelas akan menjadi agenda kami untuk diangkat kepermukaan ” Pungkasnya.

Sebelumnya sudah diberitakan adanya dugaan PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field mealokasikan dana CSR nya pada proyek APBD PALI tahun 2021, Peningkatan Jalan Sawah dan Jembatan jalan utama Menuju Persawahan Desa Pengabuan dengan menggunakan bendera CV RAISYAH PRATAMA. Ada dugaan oknum yang memakan CV Raisyah Pratama ini adalah oknum DPRD Kabupaten PALI.

Adapun alat berat yang didatangkan kelokasi proyek oleh pihak PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field pada Tanggal 01 September 2021 oleh
yakni :

1. ADR-007 (Motograder) – operator Mugi Anto,

2. ADR-014 (Vibro) – operator Jefri,

3. ADR-005 (Backhoe loader) – operator Febri.

4. ADR-010 (Whelloder) – operator Asmudi,

5.ADR-013 (Dump truk) – operator Nurman,

6. ADR-018 (Dump truk) – operator Trisno.

Sedangkan material pengerasan batu didatangkan dari SPU ABAB 02 PT PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field. (AE)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *