ASTAGA, JALAN SUKA MAJU KABUPATEN PALI RP 4 MILIAR SUDAH BABAK BELUR

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com

Kabupaten yang baru berumur 8 tahun ini memang terkesan tertutup, terutama Dinas PU Bina Marga Kabupaten PALI. Dinas yang terkenal basah ini seperti enggan  memberikan informasi dan klarifikasi terutama kepada insan pers ketika akan melakukan konfirmasi terkait keluhan dan temuan dilapangan terkait pelaksanaan proyek infrastruktur di dinas ini.

Akibatnya, banyak proyek proyek didinas PU Bina Marga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan terkesan dikerjakan asal jadi. Ironinya hal ini aman aman saja dan diduga dilakukan pembayaran normal oleh instansi PU Bina Marga Kabupaten PALI. Hal ini juga yang membuat para oknum pemborong semakin nyaman, berebut agar bisa mengerjakan proyek dikabupaten PALI karena bisa meraup keuntungan yang luar biasa.

Dari pantauan Tim media ketika melakukan investigasi kelokasi pelaksanaan proyek dan yang sudah selesai dikerjakan pada tahun tahun sebelumnya, membuat Tim investigasi geleng geleng kepala, dan mengurut dada. Sepertinya pelaksanaan proyek di Dinas PU Bina Marga Kabupaten PALI tidak mementingkan kwalitas dan mutu pekerjaan. Disini terkesan mementingkan kuantitas, berapa banyak rupiah bisa masuk ke kantong kantong pribadi para oknum oknum yang terkait.

Pada pelaksanaan proyek ABPD di dinas PU Bina Marga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sepertinya lepas pengawasan serta terkesan ada pembiaran oleh Dinas yang terkait.

Salah satu contoh, proyek Peningkatan Jalan Simpang Y . Sp 4 Suka Maju Sumber Dana : APBD PALI 2018, Instansi : Dinas Pekerjaan Umum  Pagu : Rp. 4.000.000.000.00,- HPS : Rp. 4.000.000.000.00,-Pelaksana : PT. EDI MAT MANTAP. Jalan ini memiliki lebar sekitar 6 meter panjang 1 kM.

Dari pantauan Tim media langsung kelokasi, Rabu (13/10/2021) menampakan pengerjaan proyek ini, bukan asal jadi, tapi terkesan sangat asal jadi.

Bayangkan saja, akses jalan yang jarang digunakan masyarakat ini bisa hancur lebur, apalagi kalau sarana jalan itu sering digunakan warga mengangkut muatan berat.

Akses jalan yang dibangun oleh Dinas PU Bina Marga Kabupaten PALI tahun anggaran 2018 ini seperti cuma menghambur hamburkan uang rakyat PALI percuma.

Akses jalan yang baru dibangun tahun 2018 ini, kondisinya saat ini sudah sangat memprihatinkan.

Salah seorang warga setempat yang sempat ditemui tim media ketika diwawancarai mengatakan bahwa Pelaksanaan proyek senilai Rp 4 Miliar oleh PT EDI MAT MANTAP INI disinyalir memang dikerjakan asal jadi.

Dijelaskannya, waktu pengerjaan dirinya melihat hanya di beberapa bagian badan jalan saja yang diberi pengerasan hamparan batu, sedangkan bagian lain tidak dihamparkan batu pengerasan.

” Wajar saja kalau jalan yang jarang di lewati kendaraan ini bisa hancur lebur bahkan kelihatan seperti tidak menggunakan semen ” Ujar warga yang minta diinisialkan BI ini.

” Lihat saja, saat ini batu pada badan jalan yang sudah dibangun tersebut sudah keluar semua bahkan sudah berlumpur kembali ” Ucapnya sambil menunjuk titik jalan yang sudah rusak parah, Rabu (13/10/2021).

” Pembangunan proyek jalan ini memamg seperti lepas pengawasan instansi yang terkait, semaunya pemborong, maka beginilah hasilnya, uang rakyat PALI terkesan jadi bancakan oknum yang ingin memperkaya diri dibumi Serepat Serasan ini ” Pungkasnya (AE)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *