Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com
Diketahui bahwa akses jalan Desa Purun Timur Kecamatan Penukal sudah sangat lama diusulkan warga setempat. Karena akses jalan ini sangat berlumpur bila sudah tiba musim penghujan.
Warga setempat sangat beralasan mendesak Pemkab PALI membangun akses jalan itu, mengingat di Desa Purun Timur terkenal dengan sumur minyak milik PT Betun Selo yang perna terjadi blowout pada tahun 2005 yang lalu dan juga ada sumur minyak milik PT Pertamina. Itu menunjukan bahwa kekayaan alam minyak bumi didesa itu sangat besar.
Artinya desa ini sudah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam pembangunan Kabupaten PALI khususnya, Negara Republik Indonesia pada umumnya. Jadi sudah sangat wajar warga setempat meminta timbal balik akses jalan di desa itu di muluskan sebagaimana di daerah lain.
Akses jalan Desa Purun Timur adalah akses jalan tunggal yang panjangnya sekitar 6 KM, dengan rincian dari Desa Purun Timur ke Desa Harapan Jaya sekitar 3 KM, dan dari Desa Purun Timur ke Jalan Desa Purun – Betung Abab sekitar 3 KM.
Namun fakta yang terjadi, desa Purun Timur Kecamatan Penukal seperti di anak tirikan dari penerapan pembangunan jalan di Kabupaten PALI. Terbukti dari tahun 2013 Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten PALI berdiri hingga tahun 2022, pembangunan jalan Desa Purun Timur itu tidak kunjung selesai. Yang ada cuma dianggarkan step per step. Sementara Kabupaten PALI sanggup menganggarkan satu anggaran proyek jalan bernilai Ratusan Miliar. Apalagi akses jalan Desa Purun Timur Kecamatan Penukal itu merupakan akses jalan tunggal, juga akses jalan lama yang satu satunya akses jalan yang dimiliki Desa Purun Timur.
Konsep itu, sangat tidak masuk dalam logika akal sehat bagi warga desa Purun Timur Kecamatan Penukal dalam menelaah perencanaan pembangunan di Kabupaten PALI.
Hal itu disampaikan Ajis, salah seorang warga Kabupaten PALI terkait akses jalan Desa Purun Timur yang sangat sampai saat ini masih sangat memprihatinkan, Minggu (30/01/2022).
Diakui Ajis, memang pada tahun 2021 baru lalu, akses jalan Desa Purun Timur ada dianggarkan step per step yaitu proyek peningkatan jalan akses Simpang Desa Harapan Jaya Kecamatan Tanah Abang – Desa Purun Timur Kecamatan Penukal dengan anggaran Rp 7.582.175.000,-.
Namun parahnya, pengerjaan peningkatan jalan Desa Purun Timur – Desa Harapan Jaya tahun 2021 itu yang dilakukan oleh kontraktor yang kurang bonafide, kwalitas pekerjaannya sangat buruk, terbukti baru seumur jagung selesai dilaksanakan oleh kontraktornya, jalan itu sudah kembali hancur.
Lanjut Ajis lagi, sebelumnya proyek peningkatan jalan akses Simpang Desa Harapan Jaya Kecamatan Tanah Abang – Desa Purun Timur Kecamatan Penukal pada tahun APBD Kabupaten PALI tahun anggaran 2021 dengan anggaran Rp 7.582.175.000,-. memang perna di kritisi warga.
Pasalnya warga menilai dalam pengerjaan proyek jalan tersebut pelaksananya melakukannya secara asal jadi. Warga menganggap pondasi pengerasan peningkatan akses jalan Simpang Harapan Jaya – Desa Purun Timur itu sangat tipis. Sangat tidak sesuai dengan ketebalan pondasi jalan sebagaimana kebanyakan. Selain itu, juga pengerasan batu yang digunakan pemborongnya diduga tidak sesuai spek. Warga khawatir proyek jalan yang bernilai Rp 7,5 Miliar itu nantinya tidak bertahan lama.

“SUDAH HANCUR” Beginilah kondisi proyek jalan Sp Harapan Jaya – Purun Timur (PALI) senilai Rp 7,5 Miliar tahun 2021, yang dikerjakan oleh PT KRIS JAYA PERKASA asal Kota Prabumulih
” Ternyata apa yang di khawatirkan warga terjadi, Proyek jalan yang bernilai Rp 7,5 Miliar itu, baru selesai dikerjakan sudah rusak ” Ungkap Ajis.
” Menurut kami, kejadian itu karena diduga ada pembiaran dari oknum Dinas PU Bina Marga Kabupaten PALI yang terkait, tidak peduli dengan keluhan masyarakat ketika pelaksanaan proyek itu ” Ujarnya.
” kita mencurigai ada kongkolingkong antara oknum Dinas PU Bina Marga Kabupaten PALI dengan Oknum kontraktor pada pengerjaan proyek ini ” Imbuhnya.
Dijelaskan Ajis lagi, bahwa pada tahun anggaran 2021, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) ada pengerjaan proyek Peningkatan Jalan Sp Harapan Jaya – Desa Purun Timur dengan biaya anggaran Rp 7.582.175.000,-. Proyek ini di kerjakan oleh PT KRIS JAYA PERKASA, Kota Prabumulih – Sumsel
Masih kata Ajis, terkait proyek Peningkatan Jalan Sp Harapan Jaya – Desa Purun Timur ini, permasalahan yang terjadi bukan cuma ada dugaan dikerjakan tidak sesuai spesifikasi tekhnis proyek. Namun disinyalir juga ada mark up.
Karena, lanjut Ajis, dirincikan proyek jalan yang sudah menelan dana Rp 7,5 Miliar lebih itu hanya mengerjakan jalan sepanjang 2 KM saja. Berarti jalan itu menelan dana sekitar Rp 3,75 M satu kilometernya. Sementara pada akses jalan yang dikerjakan oleh PT KRIS JAYA PERKASA ini, ada titik jalan sekitar 1 KM yang yang sudah di cor beton pada tahun anggaran sebelumnya.
” Proyek jalan ini, diduga ada include titik jalan lama yang sudah di cor beton sebelumnya sepanjang 1 KM ” Tukasnya.
” Artinya ada titik jalan yang dikerjakan oleh PT KRIS JAYA PERKASA diduga tidak menggunakan pondasi pengerasan batu lagi, langsung saja di aspal. Hanya sekitar 1 KM saja yang dihamparkan pengerasan batu ”
Terang Ajis.
Bukan cuma itu, Sambung Ajis, diduga proses tender proyek ini pun diduga bermasalah. Karena nyaris tidak ada selisih antara nilai pagu dengan nilai HPS nya.
” Kini proyek Jalan Sp Harapan Jaya – Desa Purun Timur dengan biaya Rp 7.582.175.000,-. yang baru selesai di kerjakan oleh PT KRIS JAYA PERKASA sudah hancur. Kami minta, BPK RI dan aparat penegak hukum untuk memeriksa secara intensif, turun langsung ke lapangan. Berikan tindakan hukum kepada oknum yang diduga ada main pada proyek ini. Karena diduga kuat ada kerugian negara dalam pelaksanaan proyek ini ” Harap Ajis.

Diduga proses tender proyek peningkatan jalan Sp Harapan Jaya – Purun Timur (PALI) tahun 2021 juga bermasalah, terkoreksi nyaris tidak ada selisih antara nilai pagu dengan nilai HPS. Ada indikasi proyek ini sudah diarahkan pemenangnya
Dari informasi ini, media ini pun langsung melakukan investigasi kelapangan, Senin (31/01/2022). Hasilnya ada kebenaran bahwa proyek jalan yang dikerjakan oleh PT KRIS JAYA PERKASA yang beralamat di kota Prabumulih ini, kondisinya saat ini sudah rusak.
Sementara itu, terkait persoalan proyek peningkatan sarana jalan Sp Harapan Jaya – Purun Timiur (DAK) tahun 2021 ini. PJ Kepala Dinas Dinas PU Bina Marga Kabupaten PALI yang baru, belum dikonfirmasi.(Tim/Ab)








