Ratusan Massa Buay Bulan Bersatu Siap Geruduk Pemda dan DPRD TuBaBa

TuBaBa,medianusantaranew.com-Memanas, konplik hak guna usaha (HGU) ratusan Massa Buay Bulan Bersatu geruduk Pemda dan DPRD Tubaba Provinsi Lampung.

Forum Buay Bulan Bersatu bersama tim advokat berencana menggelar aksi damai di Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat (TuBaBa) Provinsi Lampung.

Sebagai bentuk pemberitahuan atas rencana aksi tersebut, Forum Buay Bulan Bersatu didampingi tim advokat telah menyerahkan surat pemberitahuan tertulis kepada Unit Intelkam Polres Tubaba.

Juru Bicara Forum Buay Bulan Bersatu dikatakan Aswar Irawan, aksi digelar untuk menyampaikan sejumlah tuntutan terkait konflik antara Masyarakat Adat Buay Bulan Kecamatan TuBa Udik (TBU) dengan PTPN 1 Regional 7 kebun Bunga Mayang.

“Ada beberapa desakan yang akan kami sampaikan ke pihak Pemda dan DPRD TuBaBa terkait konflik antara Masyarakat Adat Buay Bulan dengan PTPN 1 Regional 7 kebun Bunga Mayang,” ujar Aswar Irawan, Senin (10/8/2026).

Menurut Aswar, aksi damai itu dijadwalkan berlangsung pada Rabu (12/8). Terdapat sejumlah tuntutan yang akan disampaikan di antaranya :

1. Masyarakat Adat Buay Bulan desak Pemkab dan DPRD Tubaba agar mengambil langkah konkret untuk memediasi konflik antara Masyarakat Adat Buay Bulan dan PTPN 1 Regional 7 kebun Bunga Mayang.

2. Pemkab TuBaBa diminta tidak memberikan rekomendasi perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 1 Regional 7 kebun Bunga Mayang seluas 3.819,1292 hektare yang nurut pihak forum telah berakhir pada 2025.

3. Pemkab dan DPRD TuBaBa diminta turut mendesak PTPN 1 Regional 7 kebun Bunga Mayang menyelesaikan penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR), plasma 20 persen serta kewajiban sosial lainnya yang nurut Forum Buay Bulan Bersatu selama puluhan tahun belum tersalurkan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Aswar nyebut massa aksi yang bakalan dikerahkan di perkirakan capai tatusan orang. Massa tersebut berasal dari 13 Tiyuh yang berada di Kecamatan Tulang Bawang Udik.

“Diperkirakan ada sekitar ratusan massa yang akan turun. Insyaallah saya selaku salah satu orator aksi bisa mengendalikan massa untuk menyampaikan aspirasi secara tertib tanpa adanya tindakan anarkis yang dapat memicu kericuhan nantinya,” tutup Aswar.

Hingga beritanya ditayangkan di media ini belum ada keterangan resmi dari pihak management perusahaan dimaksud.(MNN/Tim)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *