RESES DPRD SUMSEL DAPIL VI KE KABUPATEN PALI, INI YANG DIUSULKAN WARGA

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com

Untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung Angota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan Dapil) VI wilayah Kabupaten Muara Enim, Kabupaten PALI dan Kota Prabumulih, melaksanakan Reses Di Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Adapun anggota DPRD dapil VI tersebut adalah dari fraksi partai Gerindra, Asgianto ST, dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Rizal Kennedy. SH. MM, dari partai Keadilan Sejahtera (PKS), Firdaus Chairul SH, dari fraksi Partai Nasdem, Dr Ir Samsul Bahri MM, dari fraksi Partai Demokrat, Lia Anggraini SH, dari fraksi Partai Golkar, Ersangkut, dari fraksi PDI-P, H. Giri Ramanda N kiemas, SE MM,

Dr. Ir. H. Syamsul Bahri, MM, yang merupakan koordinator reses ini dalam penyampaiannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintahan Kelurahan Talang Ubi dan tokoh masyarakat Talang Ubi atas sambutan dan sudah berkenan hadir pada Reses DPRD Sumsel dapil VI Tahap 1 ini.

Syamsul mengatakan reses ini bertujuan untuk mendengar langsung keluhan dan usulan masyarakat di kelurahan Talang Ubi Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

” Kedatangan kami ke sini adalah untuk mendengar secara langsung apa saja yang di keluhkan di usulkan dari masyarakat, sebagai tujuan program kami kedepan” Ucap politisi Partai Nasdem ini, Jum’at (25/03/2022).

Pada kesempatan ini, M. Taufik salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Talang Ubi, salah satunya meminta kepada para anggota DPRD Provinsi Sumsel Dapil VI, agar bisa membangun dan mengembangkan Kali atau danau yang ada di Kecamatan Talang Ubi yang bernama ” kali Muncalak” sebagai destinasi wisata.

” Kami sebagai warga meminta mengusulkan supaya kali atau danau Muncalak bisa di bangun menjadi objek wisata ” Pintanya mewakili warga Kelurahan Talang Ubi.

Karena kata Taufik dengan dibangunnya kali atau danau tersebut maka akan berdampak positif bagi masyarakat dan akan meningkatkan perekonomian setempat

Taufik, juga mengusulkan agar wakil rakyat PALI yang ada di legislatif DPRD Provinsi Sumsel bisa memperjuangkan nasib guru honorer SLTA. Karena semenjak SLTA di ambil alih oleh Provinsi guru honorer tidak menerima tunjangan Transport lagi. Dan juga masalah pembangunan pondok pesantren di kabupaten PALI juga perlu mendapat perhatian dari DPRD Provinsi Sumsel dari dapil VI.

” Semenjak SLTA di ambil alih oleh Provinsi, guru honorer tidak menerima tunjangan transport lagi ” keluhnya

” Kami berharap para anggota DPRD dari dapil VI bisa memperjuangkan permasalahan ini karena walaupun nilainya tidak seberapa tapi ini sangat membantu para guru honore ” Kata Taufik.

Menanggapi usulan tersebut, H. Rizal Kennedy.SH.MM, anggota DPRD Provinsi Sumsel dari politisi PPP meminta supaya usulan pembangunan kali muncalak tersebut di buatkan Proposal sehingga bisa diperjuangkan bersama, agar direalisasikan pembangunannya.

” Usulan itu, sebagai dasar, perlu dibuatkan proposalnya. Kami tunggu proposal nya, dan Insya Allah akan kita anggarkan kedepan sebagai objek wisata di kabupaten PALI ” Ucap lelaki asli Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten PALI ini.

” Sedangkan untuk bantuan pembangunan Pondok Pesantren nanti akan kita koordinasikan ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel. Dan bisa kita bantu melalui instasi terkait ” Imbuhnya

Pada reses DPRD Sumsel dapil VI ini, warga Kelurahan Talang Ubi juga mengeluhkan masalah langka nya minyak goreng saat ini dan juga mengusulkan bagaimana mendapatkan lahan yang diperlukan masyarakat untuk membuat Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Terkait permasalahan ini, Asgianto ST menanggapinya, kelangkaan minyak goreng pihaknya selaku anggota DPRD Provinsi Sumsel sudah berkoordinasi dengan Polda Sumsel akan meninjau langsung serta memeriksa distributor minyak goreng di wilayah ini.

Dan juga mengenai usulan lahan yang di perlukan masyarakat untuk membuat Tempat Pemakaman Umum (TPU). Asgianto mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten PALI.

” Masalah kelangkaan minyak goreng, kami sudah berkoordinasi dengan Polda sumsel akan meninjau langsung distributor minyak goreng. Jika terdapat permainan dan mafia di sana tentunya akan di tindak tegas ” Kata Politikus Partai Gerindra ini

” Sedangkan terkait usulan lahan TPU pihaknya, dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten PALI. Karena ini merupakan untuk keperluan masyarakat banyak ” Katanya (AE)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *