Tanggamus,medianusantaranews.com- Terkait adanya dugaan oknum Kepala Pekon (Kades) melakukan Penganiayaan kepada salah satu wartawan yang ada di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung beberapa waktu lalu itu “Tidak Benar” bahkan hal itu dianggap sebagai Pencemaran nama baik dialamatkan kepada dirinya sebagai Kepala Pekon Way Nipah Kecamatan Pematang Sawa, kata Apriyal ketika dihubungi wartawan media ini beberapa saat yang lalu.
Via telpon, Apriyal menuturkan bahwa, dengan informasi terkait penganiayaan yang dilakukan kepada salah satu awak media disana “tidak benar, imbuhnya.
Apriyal menjelaskan kronologis awal kejadian. ”Sepulangnya saya dari Kecamatan, bertemulah dengan Pak Smn dipersimpangan jalan, berhubung saya tidak kenal dengan mereka berdua, maka saya bertanya :
Apriyal : saya tanya. Pak smn ya,
Smn ; iya,
Apriyal : ada apa bang,
Smn : ada perlu, saya mau nanya PLTS, dengan nada yang keras,
Apriyal : santai aja bang jangan keras-keras ngomongnya,
Smn : gak memang kayak gini nada saya,
Apriyal : ya sudah kalau saya ada salah, saya minta maaf,
Smn : gak ada maaf-maaf,
Apriyal : jadi maunya gimana, kamu nanya dengan saya dan sudah saya jawab, lalu beritanya berbeda apa yang kamu tanya dengan jawaban saya berbeda, terus bagaimana,
Smn; gak ada lagi yang perlu di tanya, saya mau pulang,
Apriyal : lalu mereka mundur kebelakang, hingga keduanya jatuh ke sering.
Terkait apa yang disampaikan keduanya ke rekan-rekan media, hal itu “tidak benar”.
“Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya tidak pernah melakukan penganiayaan seperti yang dituduhkan Bapak Smn ke Diri Saya, tutupnya.
Sementara Sumantri korban dugaan penganiayaan, menjelaskan awalnya kami memang tidak ada urusan dengan kepala Pekon Way Nipah, kami perlu dengan Kepala Pekon Teluk Bekhak, karena kondisi masih rapat di Kantor Kecamatan, kami menunggu di warung depan kantor Camat Pematang Sawa, setelah selesai rapat, kami lihat Kepala Pekon Teluk Bekhak keluar dan langsung kami konfirmasi, setelah selesai konfirmasi, ada hal lain kami tanyakan dengan Kakon Suyuno, lantas dia menjawab itu bukan urusan saya, tapi Kepala Pekon Way Nipah terang Suyuno kepada kami. Langsung saya sapa Kepala Pekon Way Nipah Aprial lantas kami ngobrol di warung yang sudah tutup, setelah ngobrol Ia menanyakan nama saya, lantas dia langsung seperti naek pitam mengajak kami berkelahi dan saya tidak meladeni terangnya.
Tidak sampai di situ kami langsung pamit, tapi Kakon Way Nipah mengejar kami hampir sampai di Pekon Guring, lantas Kakon menghadang kami di tengah jalan, Agus kawan saya yang bawa motor sampai terjatuh dari motor dan kembali bangun, Agus berinisiatif ke Kantor Pospolisi Pematang Sawah membawa anggota yang berjaga di Pos agar semua masalah diselesaikan dengan baik, niatnya(MNN/halami Jaya)








