Muba,medianusantaranews.com- Awas kudu waspada jika lakukan perjalanan melintas diruas Jalintimsum di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Prov. Sumsel untuk sementara waktu jelang akhir tahun 2023, karena ada aktivitas perbaikan badan jalan dan pembuatan drainase diruas Jalintimsum tersebut di wilayah Kecamatan Babat Supat hingga Sungai Lilin. 
Jika tidak berhati-hati dan berwaspada bisa terancam keselamatan pengguna jalan juga menjadi penyebab kemacetan, sebab ada badan jalan sengaja dilubangi oleh pekerja dan sangat membahayakan bagi pengendara dan lubang buatan itu dibiarkan sampai berlama-lama oleh pekerjanya.
Sedangkan dalam pembuatan saluran air dikiri kanan jalan tersebut materialnya berupa batu dan pasir ditumpuk ditepi bahu dan badan jalan, ujar Isman (56) warga Sungai Lilin saat berbincang pada Sabtu malam (16/12/2023).
Isman menambakan Ruas Jalintimsum di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin yang dilubangi itu berada mulai ada di Desa Babat Banyuasin dan Desa Sukamaju di Kecamatan Babat Supat, sedang yang ada dilubangi lagi di wilayah Kecamatan Sei Lilin ada di Desa Pinang Banjar juga di Kelurahan Sungai Lilin dan oleh pekerja dibiarkan berlama-lama.
Pedagang sayur keliling berharap lubang yang dibuat itu segera ditutup kembali agar tidak mengganggu perjalanan bagi pengguna jalan terutama bagi kendaraan angkutan barang maupun penumpang dan khusus pengendara motor, jelasnya.
Masih kata bapak 3 anak tersebut, yang lebih membahayakan bagi pengendara melintas diruas Jalintimsum itu diwaktu malam hari, karena selain lubang yang dibuat sangat dalam, kalau pada malam hari gelap gulita, walau ada terpasang jaringan lampu jalan, tetapi tidak yang menyala, bebernya sekaligus menutup perbincanganya. 
Terpisah, Aiptu Samusir Kapospol Lantas Sukamaju membenarkan ada keluhan dari pengguna jalan tersebut, maka kita sedang melakukan patroli dilokasi jalan yang berlubang. Tujuan dari melakukan pemantauan arus lalulintas di dilokasi perbaikan ruas jalan tersebut salah satu upaya untuk menekan adanya kejadian laka.
“Akibat lubang buatan itu dibiarkan oleh pekerjanya berlama-lama sering dapat laporan warga dari sekitar lokasi bahwa ada kecelakaan, maka dilakukan patroli”, terang Dia (17/12).
Untuk itu, Kapospol Lantas Sukamaju berharap sebelum tiba perubahan tahun, agar semua galian tersebut sudah selesai ditutup, sebab ada libur panjang, tentu arus mudik dan arus balik bakal lebih padat kendaraan melintas.
“Jangan setelah banyak makan korban jiwa, baru ada upaya penutupan lubang buatan itu dan perbaikan jalan tersebut jangan sebagai penjebab meningkatnya volume lakalantas diwilayahnya”, tegas Samusir sekaligus menutup bincangnya.(MNN/waluyo)








