Banyuasin,medianusantaranews.com- Polres Banyuasin Polda Sumsel Usai menggelar kegiatan Apel Deklarasi Banyuasin Zero Knalpot Brong di Taman Kota, Kapolres Banyuasin Polda Sumsel yang diwakili Waka Polres Banyuasin Kompol Adriansyah SE SIK mengatakan melalui awak media menegaskan para pengguna kenalpot brong akan disanksi berat, terang AKP Sutejo Humas Polres Banyuasin beberapa waktu yang lalu.
AKP Sutedjo menerangkan, tujuan untuk beri sanksi itu agar peserta yang hadir sebagai Role Model, tidak mengunakan Knalpot Brong dan perwakilan peserta di harap dapat membantu dalam berlalu lintas dilingkungannya masing -masing untuk tidak menggunakan jenis Knalpot Brong.
Lanjut AKP Sutedjo, bahwa Deklarasi Banyuasin Zero dari Knalpot Brong di tahun 2024 dalam rangka terciptanya Pemilu yang damai dan Kondusif
Peserta apel terlihat ada Kapten Czi M Rusli Pasi Ops yang mewakili Dandim 0430 / Banyuasin, Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Indrowono SH MSi, Kasat PoL PP Banyuasin Drs H Indra Hadi MSi, Kepala Disdikbud Banyuasin Aminudin SPd SIP MSi, yang mewakili Kepala Dinas Perhubungan Banyuasin, Darsa, SSos.
Pj. Kadis Koperindag Banyuasin diwakili Sekdis Nopran SPd MSi, Ida Royani SSos yang mewakili Kepala Dinas Sosial Banyuasin, Kepala PT Jasa Raharja Banyuasin Komarudin SH, Camat Banyuasin III Santo SSos MSi, Kepsek SMAN Plus 2 Banyuasin Drs Yusrizal MPd, Kanit Regident Satlantas Polres Banyuasin Ipda Eko Susilo SH MM.
Terlihat ada Kanit Kamsel Satlantas Polres Banyuasin Aipda Prayitno, Personil Sat Lantas Polres Banyuasin, 10 Personil perwakilan Kodim 0430 / Banyuasin, 10 personil perwakilan Dishub Banyuasin, 10 personil perwakilan Sat Pol PP Banyuasin dan 10 orang Perwakilan club Motor Bymax (Banyuasin Nmax), Perwakilan dari Dealer Yamaha Cabang Banyuasin, juga Perwakilan dari Dealer Honda Cabang Banyuasin, 100 orang Perwakilan siswa/i dari SMA Negeri Plus 2 Kabupaten Banyuasin.
Ditegaskan AKP Sutejo dengan deklarasi tersebut bahwa Banyuasin bebas dari Knalpot Brong di tahun 2024 sekaligus tercipta Pemilu damai berjalan lancar, aman dan kondusif.
Yang lebih penting lagi, lanjut Sutedjo, mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap masyarakat dalam berlalu lintas, beretika berlalu lintas dengan menghormati hak-hak pengguna jalan lainya dan menciptakan Banyuasin bebas dari Knalpot Brong yang terhindar dar kebisingan maupun polusi udara.(MNN/waluyo








