Banyuasin,Medianusantaranews.com– Kepala Dinas Pertanian Zaenudin saat berbincang dengan wartawan diruang kerjanya kemarin petang terkait pegawai juru bayarnya usai mengambil uang dari Bank SumselBabel uangnya raib digondol kawanan bandit jalanan itu, kita akan mencarikan solusi untuk membayar gajih kepada pegawainya.
Zaenudin mengaku secara rielnya belum mendapat laporannya, tetapi baru sebatas kabar bahwa juru bayarnya usai mengambil uang gajih dari Bank SumselBabel saat mobilnya diparkir ditinggal untuk membeli oleh-oleh makanan kaca mobilnya dipecah kawanan bandit dan uabg tunai sekitar Rp 245 juta yang merupakan gajih pegawai disini lenyap.
Masih menurutnya, uang sejumlah itu bukan gajih semua pegawai disini, itu hanya uang gajih bagi pegawai yang dibayar tunai, tetapi kalau gajih pegawai yang dibayar langsung melalui rekening semuanya aman.
” Ya kita carikan solusi nantinya untuk uang gajih pegawai yang diambil oerampok itu dan saya belum mendapat laporan secara rinci, maka masih menunggu keterangan dari korbanya dan mereka berdua juga masih dalam pemeriksaan kepolisian di Polres Banyuasin “, katanya.
Dikatakan Zarnudin menjelaskan sibgkat kronoligi sementara yang dihimpun sebelum kejadian aksi kawanan bandit pecah kaca itu beraksi, korban sebut saja Ira bersama rekanya Erik mengendarai mobil Hillux nopol BG 9035 ZJ mengambil uang gajih.
Usai mengambil uang dari Bank SumselBabel di Pangkalan Balai sekira pukul 09.30 wib (1/4/2019) kemarin itu, mereka mampir sejenak membeli makanan dikawasan Simpang Lubuk Saung Pangkalan Balai tak jauh dari Bank itu.
Ketika sudah menepikan mobilnya, mereka langsung menuju tempat penjualan Pempek dan sejumlah uabg tunai dari Bank senilai Rp 245 juta masih didalam mobilnya dalam posisi terkunci rapat.
Mungkin kedua korban tidak menyadari jika dirinya telah diintai kawanan bandit sejak dari dalam Bank, ketika mereka sedang berlenja itulah kawanan bandit langsung memecahkan kaca pintu mobil bagian depan kanan. Kemudian langsung mengambil uang yang diletakkan di kursi depan.
Oleh korban sempat diketahui ada kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Vixion yang tidak diketahui nomot polisinya itu saat melakukan aksinya diketahui dan dilakukan pengejaran, namun pelaku berhasil lolos melarikan diri dengan membawa uang dan menghilang entah kemana.
Sementara juru bayar yang akraf disapa Ira dan sopirnya Erik saat hendak diminta konfirmasinya kronologi kejadian yang menimpanya masih enggan berkomentar, mereka masih terlihat trauma berat.
Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK melalui Kasatreskrim AKP Wahyu Maduransyah SIK seperti yang dikatakan Kanit Pidum Iptu Panji membenarkan ada korban yang melapor dari aksi kawanan pelaku pecah kaca mobil dan korbanya dari juru bayar Dinas Pertanian Pemkab Banyuasin.
Masih menurutnya, sampai saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.“Kita telah menyelidiki pelaku, kita berusaha agar kasus terungkap dan pelakunya segera tertangkap,” imbuh Kasatreskrim Polres Banyuasin AKP Wahyu Maduransyah saat diminta konfirmasinya beberapa saat yang lalu. (waluyo)








