Mendianusantaranews.com, (Musi Banyuasin)- Penderitaan kehidupan warga ekstran dalam Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera yang berdumisili dari Simpang Pau Desa Bejimulyo, Bero Jaya Timur, Margo Mulyo dan Pandan Sari kian memilukan, Pasalnya berawal jadi pelanggan listrik dari Pt MEP justru menjadi tumbal aksi pemerasan oknum, kalau malam gelap gulita, ditambah kondisi jalan lingkar di-4 Desa tersebut rusak bergelumbang.
Supri kepada wartawan dikediamanya mengatakan sebagai warga Desa ekstran dibuat memderita bahkan jadi korban pemerasan pembayaran penerangan lampu jalan hingga puluhan tahun.
Pelayanan Listrik yang dikelola oleh PT MEP dinilai sangat merugikan pelanggan padam lebih lama dari pada hidupnya ditambah beban lampu jalan yang dianggap ilegal, karena sejak jaringan listrik itu ada belum pernah menyala sebab jaringanya pun belum dipasang, tapi duitnya ditarik setiap bulanya Rp 5 ribu.
Dikatannya, pembayaran rekening MEP satu Minggu saja bisa Rp 200 ribu lebih, jadi satu bulan berkisar Rp 800 ribu hingga Rp 1,2 jutaan jika menyalanya dalam satu bulan 20 hari saja.
Untuk itu kami sebagai warga ekstran disini sepakat yang selama ini menjadi pelanggan listrik dari Pt MEP distop dan diganti jaringan listrik dari PLN sudah harga mati gak bisa ditawar-tawar lagi, maka saat kami berdemontrasi kemarin, masih tidak ditindaklanjuti dengan cepat sepakat kami akan menggelar aksinya ke Provinsi, tegasnya.
Aksi ini menuntut kepada PT Muba Elektrik Power (MEP) dampak buruknya pelayananya di Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin, maka wajib hukumnya perusahaan itu dibubarkan.
Warga Tungkal jaya mengeluh karna setiap hari PT MEP melakukan pemadaman tanpa tau apa penyebabnya atau alasan ada gangguan yang tidak terdeteksi dan padamnya listrik sampai berhari hari.
Koordinator aksi Bambang Sujono dalam petikan aksinya menyatakan bahwa Buruknya pelayanan listrik di sebagian kecamatan di Kabupaten Muba tidak sebanding dengan sumber daya alam yang ada jika ditinjau dari hasil bumi Muba, seharusnya sudah lama permasalahan ini dieliminasi khususnya di Kecamatan Tungkal jaya. Pemerintah mensubsidi masyarakat Tungkal Jaya untuk mendapat arus listrik gratis, jelasnya
Namun tidaklah demikian sampai hari ini masyarakat masih mengeluhkan pelayanan listrik di Kecamatan ini. Padamnya listrik di nilai benar- benar tidak wajar, klarifikasi dari petugas MEP seperti mengambang terus tanpa solusi.
Setiap kali padam mereka beralasan ada gangguan yang tidak terdeteksi dan padamnya listrik tidak sebentar bisa sampai berhari-hari dan berkali-kali dengan tingkat pemadaman terparah sepanjang sejarah listrik di Muba, kata Bambang
Wajar saja jika sebagai besar masyarakat Tungkal jaya mengeluh bayaran mahal pelayanan tidak sesuai. Masyarakat Tungkal jaya menyuarakan bukan satu dua kali namun ini sudah ke sekian kalinya dan belum mendapat hasil yang maksimal.
Maka kami gerakan mahasiswa pemuda dan rakyat menyatakan sikap mendadak pemerintah agar mengantikan aliran listrik dari PT MEP ke PLN.
Kami berharap pemerintah Musi Banyuasin segera mengambil sikap menggantikan aliran listrik di wilayah Tungkal Jaya yang sebelumnya di kelola PT MEP di gantikan sepenuhnya pengelolaan kepada PLN.
Jika dalam 3 kali 24 jam dari aksinya yang digelar kemarin, kami membawa massa lebih banyak lagi menggelar aksi ke kekantor Gubernur Sumatera Selatan, ancamnya.
Terpisah Direktur MEP Augie Bunyamin via WhatsApp dikonfirmasi diuraikan Baik pa kami dari MEP bekerja sesuai prosesure saja pa, terkait penggantian material yg rusak, yg tidak ada, pemeliharaan jaringan dll, kegiatan tsb hasil dari rekomendasi dan inspeksi dari PLN dan dari PT sucafindo tentunya pada saat kita melakukan kefiatan tsb listrik harus dalam keadaan mati, terkait tuntutan tungkal jaya ingin pindah ke PLN kita akan sampaikan langsung pd pa Bupati dan ketua dprd muba juga komisi 2 dprd muba , mereka akan segera memutuskan dan mengambil langkah terkait permintaan kawan kawan di tungkal jaya. “Pada intinya Pt. MEP terkait tuntutan pihak Perusahaan Welcome”, jelasnya.(mnn/waluyo)








