Medianusantaranews.com, Palembang- Dalam siaran pers Jum’at yang lalu, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, meminta para Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) di wilayah Jawa-Bali berpartisipasi laksanakan upaya Pemerintah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dengan baik. Hadi mengungkapkan, virus itu disinyalir masuk lewat bandara dan pelabuhan.
“Strategi kita jemput bola, kita sebar masker. Disinyalir virus masuk lewat bandara dan pelabuhan-pelabuhan,” kata Hadi dalam siaran persnya.
Dia sampaikan saat melakukan rapat dengan konferensi video dan membahas PPKM Darurat di Jawa-Bali, yang telah ditetapkan oleh Pemerintah mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021. Hadi menekankan kepada Pangdam di Jawa dan Bali agar melaksanakan PPKM Darurat tersebut dengan sebaik-baiknya.
Rapat ini juga diikuti oleh para Kepala Staf Angkatan, Pangkotama dan seluruh Pejabat Utama TNI, secara khusus membahas tentang “Evaluasi Program Serbuan Vaksinasi dan Rencana PPKM Darurat di Jawa-Bali dan penyataan itu yang disampaikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.
Disampaikan, masyarakat dan pemerintah mengharapkan peran TNI dalam Serbuan Vaksinasi, maka Panglima TNI menekankan kepada para peserta rapat agar melaporkan secara detail data aktual kegiatan vaksinasi yang telah dilaksanakan di lapangan.
Panglima juga memerintahkan, apabila ada penolakan dari masyarakat atau berita hoaks terkait masalah itu, agar seluruh jajaran TNI membantu menjelaskan kepada masyarakat.
“Seluruh jajaran TNI agar dapat membantu menjelaskan kepada masyarakat bahwa saat pandemi bukan konspirasi global, tapi fakta yang harus kita hadapi bersama,” tegasnya.
Kesempatan itu, Panglima TNI juga sangat mengapresiasi atas kinerja yang dilakukan oleh Pangdam II/Sriwijaya dan jajarannya dalam upaya menangani masalah pandemi.
“Terima kasih banyak saya sampaikan kepada Pangdam II/Sriwijaya, telah membuktikan prestasinya dengan baik. Salah satunya mencapai target di Provinsi Jambi dan Lampung, yang mampu memvaksinasi,” jelas Hadi sekaligus menutup acaranya.
Usai itu, rapat internal Kodam II/Sriwijaya gelar rapat internal langsung dipimpin Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi, melalui virtual di kediamannya. Rakor diikuti juga oleh para Danrem, para Kabalakdam II/Sriwijaya dan para Komandan Satuan (Dansat) jajaran Kodam II/Sriwijaya
Pangdam II/Swj menekankan kepada para Dansat jajarannya agar dapat menjabarkan dan menyiapkan dengan baik terkait adanya penekanan Panglima TNI dalam pelaksanaan Program Vaksinasi. Pangdam mengharapkan data yang dilaporkan betul-betul aktual dan akurat. “Saya ingatkan kepada para Komandan dilapangan untuk mengingatkan anggotanya agar selalu menjaga kesehatannya dan tetap menjaga Protokol Kesehatan,” tegas Agus diujung acaranya.(mnn/waluyo)








