#Mau Beli Ps.4 Uang Jutaan Rupiah Raib#
Banyuasin,medianusantaranews.com- Tidak disangka teman dekat ditempat kerjanya tega menipunya, hal ini dialami Muhammad Reza Abdullah warga Desa Purwosari Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.
Beliau ingin membeli PlayStation 4, dengan uang hasil jerih payahnya malah jadi korban penipuan setelah mentransfer sejumlah uang ke rekening pelaku pada Jum’at (16/6/023).
Muhammad Reza Abdullah kepada wartawan media ini menceritakan kronologis kejadian yang menimpanya bahwa dirinya hendak beli PlayStation 4 di sebuah tokoh yang sudah jadi langgananya di Kota Palembang.
Niatnya beli sendiri diurungkan, karena oleh rekan akrab ditempat kerjanya bernama Risky Fajar diarahkan agar untuk beli PlayStation 4 di toko tempat kakak kandungnya kerja yang bernama Suhendri Gustran.
Tertarik arahan teman yang tujuan jualan laku, Korban tertarik dengan tawaranya, sehingga korban via nomor kontaknya yang diberikan oleh rekanya tadi langsung mengkonfirmasi ke Suhendri Gustran bahwa dirinya mau membeli PlayStation 4.
Saat itu Suhendri Gustran kakak teman korban yang kini merupakan terduga pelaku langsung mengiyakan ketika itu dan memerintahkan korban mentransfer sejumlah uang untuk DP pembelian Playstation 4.
“Awalnya saya disuruh transfer uang DP Rp 4.500.000,” terang Reza didampingi Ayah dan seorang saksi saat dibincangi awak media ini di Mushola Mapolres Banyuasin, Senin (31/7).
Lanjut Reza, tidak lama dari itu, teman korban (Risky Fajar,red) adik terduga pelaku penipuan kembali memerintahkan saya mentransfer lagi sejumlah uang lunasi pembelian Playstation 4 tersebut.
“Cepat lah za transfer kakak ku, lunasi biar PS nyo biso langsung dianterke kakak ku,” Reza menirukan perkataan Risky Fajar yang tak lain adalah adik kandung dari terduga pelaku.
Karena ingin sekali mempunyai PlayStation 4, tanpa menaruh rasa curiga, Reza langsung mentransfer uang pelunasan sebesar Rp 1.5 juta bahkan saya tambah Rp 100 ribu sebagai ongkos jalan.
“ Duitnya ketika itu kurang 1,5 juta, langsung aku lunasi, aku transfer 1,6 juta, aku lebihi seratus ribu untuk ongkos pelaku ngantarkan barang yang saya beli,” ucap Reza dengan nada kecewa.
Usai pelunasan keesokan harinya, saya tanya kapan PlayStation pembeliannya bisa diambil via ponselnya dan Pelaku mengarahkan saya untuk mengambil PlayStation yang sudah saya beli itu di kota Palembang bilangnya.
“Awalnya saya nurut, saya pergi ke Kota Palembang, tetapi di situ saya dipermainkan terkait lokasinya, awalnya pelaku bilang disini, terus pindah kesana, terus pindah lagi, sampai akhirnya aku dan pelaku tidak bertemu,” jelas Reza.
Merasa dipermainkan oleh pelaku, lalu saya langsung tanya dengan Risky Fajar diduga ikut nipu itu yang tidak lain adik kandung pelaku yang ketika itu meminta saya membelinya PlayStation di tokoh kakaknya bekerja.
“Saya tanya ke Risky, kapan PS yang saya beli itu bisa diambil, tapi dia bilang tunggu dan saya percaya untuk menunggu, tapi sudah satu bulan kok barang yang saya beli masih tidak diantarkan.” desak Reza.
Sontak denyut jantung berubah jawaban Risky adik pelaku bilang kalo Kakaknya itu emang sudah sering melarikan uang orang,” ungkap Reza seraya menyesali perbuatan temannya yang menyarankan membeli PlayStation di kakak nya.

“Sudah tau kalau kakaknya sering menipu dan melarikan uang orang, kenapa lah Risky itu menyarankan saya beli PS dan mentransfer uang ke kakak nya,” keluhnya.
Yang membuat kecewa saya, sampai Setega itu Risky Fajar, setelah Suhendri Gustran kakak dan Risky pun tak mau bertanggungjawab.
“Risky bilang tak mau tanggungjawab, setelah kakaknya menghilang itu urusan kakaknya dan Reza berusaha menghubungi orang tua pelaku pun, mereka lepas tangan tak mau tanggung- jawab,” imbuhnya.
Karena sudah berupaya dengan baik-baik saya mencari solusi, tapi tidak ditanggapi dengan baik, untuk proses lebih lanjut, saya langsung melapor ke Polres Banyuasin, 18 Juli 2023.
“Sudah melapor ke Polres Banyuasin dengan membawa sejumlah barang bukti berupa bukti transaksi transfer dan bukti screenshot chat dengan pelaku juga foto pelaku,” jelas Reza.
Untuk saat ini sudah meningkat pemeriksaan pihak saksi juga dari teman saya satu kerjaan dan tentunya saksi lain termasuk Risky nanti akan diminta keterangan atas kejadian yang menimpa diri saya dan berharap pelaku serta jaringannya bisa tertangkap cepat, sebelum ada korban berikutnya,harap Reza sekaligus menutup ceritanya.
Sementara, pihak Polres Banyuasin belum dimintai dikonfirmasi terkait perkembangan dan tindak lanjutnya. (MNN/waluyo)








