Biaya Mahal Pembuatan KTP Bagi Warga Banyuasin

#Gratis dan ada Langit ada Signal hanya Slogan#

Banyuasin,medianusantaranwes.com- Warga dalam wilayah Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan mengaku pembuatan kartu identitas diri (KTP) yang konon ucapan Kepala Dinas Dukcapil Banyuasin “dimana ada langit disitu ada Signal” dan gratis itu hanya slogan saja, buktinya biaya yang harus dikeluarkan hingga ratusan ribu rupiah untuk biaya buat e-KTP.

Upaya Pemkab Banyuasin untuk memberikan pelayanan cepat dan bahkan gratis terhadap masyarakat yang berurusan tentang identitas diri berupa KK, KTP, Akte Kelahiran maupun Akte Kematian dengan menempatkan kantor Dukcapil pelayanan di 21 Kecamatan pun tidak dapat berikan pelayanan dengan baik, lantaran masih banyak kendala masalah aliran listrik, masalah Signal dan terparah lagi kerusakan perangkat.

Diketahui wilayah Kabupaten Banyuasin yang 80 persen wilayahnya berada diperairan, tentu ini jadi permasalahan untuk mengoptimalkan hasil kerja Disdukcapil, sehingga Kantor UPT- UPT yang ada di kecamatan-kecamatan pun tak mampu memberikan pelayanan optimal, khususnya untuk rekaman dan cetak e-KTP. Sekali pun masih dapat beroperasi Kantor UPT tersebut hanya pelayanan KK dan Akte saja.

Bagi masyarakat untuk mendapatkan e-KTP itu harus rekaman datang ke Kantor Dukcapil kabupaten dan tentu membutuhkan biaya yang mahal, walaupun Pemkab Banyuasin telah berupaya menggratiskan kepemilikan identitas diri e-KTP bagi masyarakat, namun biaya transportasi tetap mahal, apalagi tidak selesai urusan waktunya 12 jam.

“Jadi untuk mendapatkan e-KTP hanya butuh waktu 15 menit dan dimana ada langit disitu ada Signal, itupun hanya kata-kata dan Evoria belaka”, ucap Dian dengan nada tinggi ketika berbincang dengan wartawan media ini Ahad, (21/1/2024).

Tokoh muda Banyuasin yang dikenal tajam dalam kritikanya itu berharap kepada petugas Disdukcapil baik yang di Kantor Dinas atau di UPT-UPT kecamatan supaya meningkatkan pelayanan dengan baik dan santun, tidak perlu dengan kata-kata Evoria dan buktinya masih membuat masyarakat susah dan biaya mahal, tutupnya.

Sementara petugas perekam e-KTP yang sempat diminta komentarnya mengatakan sebenarnya kalau jaringan tidak bermasalah begitu habis rekaman e-KTP paling lama 5-15 menit langsung cetak, karena ada gangguan, maka yang rekaman hari Jum’at selesainya hari Senin (22/1), jelasnya.

Kepala Dinas Dukcapil Banyuasin, Saukani via WhatsApp dikonfirmasi tidak ada jawaban dan didatangi langsung dikantornya melalui pesan stap nya terkait perihal para wartawan justru diarahkan menjumpai Sekdis, akhirnya dalam beritanya ditayangkan di media ini belum ada komentar yang kompeten dari Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Banyuasin.(MNN/waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *