Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com
Tidak menampik ketika masyarakat melakukan penilaian terhadap kinerja anggota DPRD Kabupaten PALI saat ini.
Karena penilaian masyarakat terhadap kinerja DPRD bisa dilakukan secara langsung sesuai fakta yang ditemui masyarakat sehari-hari, baik penilaian secara perorangan maupun komunitas dan itu hak masyarakat.
Tidak juga bisa menolak ketika ada masyarakat yang memberikan penilaian terhadap kinerja anggota DPRD yang cuma muncul dan terdengar suaranya hanya saat menjelang dia membutuhkan suara masyarakat. Nyaris selama satu periode tidak terdengar sepak terjangnya di kehidupan masyarakat, dan itu ada, bahkan banyak.
Menjadi wakil rakyat bukan hanya soal duduk di kursi parlemen. Kehadiran di tengah masyarakat, mendengar keluhan, serta menyerap langsung berbagai aspirasi warga menjadi bagian penting dari amanah yang diemban anggota DPRD.
Karena itu, tidak mengherankan apabila masyarakat memberikan penilaian terhadap kinerja para wakilnya.
Penilaian tersebut bisa berupa apresiasi maupun kritik, berdasarkan apa yang mereka lihat dan rasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), misalnya, muncul penilaian warga terhadap sejumlah anggota DPRD yang dianggap lebih aktif turun ke lapangan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Sebaliknya, ada pula anggota DPRD yang dinilai masyarakat hanya terlihat menjelang momentum tertentu, terutama ketika membutuhkan dukungan atau suara masyarakat. Setelah terpilih, aktivitas maupun kiprahnya di tengah masyarakat dinilai tidak lagi terlalu terlihat.
Namun, pandangan tersebut tentu tidak bisa digeneralisasi kepada seluruh anggota DPRD PALI. Setiap wakil rakyat memiliki aktivitas dan cara masing-masing dalam menjalankan tugas serta menyerap aspirasi masyarakat.
Mungkin juga, sosok anggota DPRD seperti ini lebih fokus kepada warga yang ia ketahui sebagai pemilihnya, tidak kepada masyarakat secara umum.
Salah satu warga PALI melalui akun Facebook Antonsheren Anton, dalam unggahan yang kemudian dibagikan ke grup Facebook INFO PALI TERKINI, secara terbuka menyampaikan pandangannya mengenai wakil rakyat yang menurutnya benar-benar dekat dengan masyarakat.
“Menurut kaca mata aku pribadi, Wakil Rakyat Kab. PALI yang dekat dengan rakyat, benar-benar turun ke lapangan menyapa serta menyerap keluhan rakyat secara langsung yaitu,” tulisnya.
Dalam unggahan tersebut, ia menyebut tiga nama yang menurutnya layak diapresiasi, yakni:
1. Firdaus Hasbullah SH MH dari Partai Demokrat.
2. H Ubaidillah SH dari Partai Amanat Nasional.
3. Partai Hanura PALI, Sumsel, sepertinya mengarah kepada H. Husni Thamrin.
Seperti diketahui sosok anggota DPRD PALI, Firdaus Hasbullah SH MH merupakan anggota DPRD PALI dari Partai Demokrat, H Ubaidillah SH dari Partai Amanat Nasional, sedangkan Partai Hanura PALI, Sumsel, sepertinya mengarah kepada H. Husni Thamrin.
Ketiga nama tersebut, menurut Antonsheren Anton, merupakan sosok yang saat ini dinilai masih dapat diandalkan karena dianggap aktif berinteraksi dengan masyarakat.
“Lihatlah, cuma mereka yang bisa kita andalkan saat ini,” tulisnya.
Ia bahkan menegaskan bahwa penilaiannya tersebut berdasarkan apa yang ia lihat di lapangan.
“Ini fakta lapangan, bukan hanya omong doang,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Pernyataan warga tersebut menjadi salah satu bentuk penilaian publik terhadap kinerja wakil rakyat di PALI berdasarkan sudut pandang pribadi, dan penilaian tersebut bisa juga mewakili pandangan seluruh masyarakat Kabupaten PALI.
Terlepas dari beragam penilaian yang muncul, masyarakat tentunya berharap anggota DPRD yang telah mendapatkan mandat melalui pemilu dapat terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya ketika membutuhkan dukungan politik saat pemilu.
Sebab, ukuran seorang wakil rakyat pada akhirnya bisa dilihat sering namanya muncul ditengah masyarakat, sejauh mana ia benar-benar hadir, mendengar keluhan, memperjuangkan aspirasi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang diwakilinya. (Red)





