Muara Enim
medianusantaranews.com
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi sejumlah kantor di Pemkab Muara Enim.
Sejauh ini belum diketahui pasti perkara apa yang sedang disidik lembaga antirasuah tersebut.
Hanya saja didapati sinyal bahwa penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan proyek infrastruktur di Pemkab Muara. Hal itu dibuktikan dengan digeledah nya kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Muara Enim, Rabu (09/09/2026)
Kedatangan Tim KPK tersebut diduga terpisah dengan perkara Operasi Tangkap Tangan KPK yang telah menjerat Bupati Kabupaten Muara Enim nonaktif Edison beberapa waktu lalu
KPK tiba di dua kantor Pemkab Muara Enim itu sekitar pukul 10.00 WIB hingga sore hari.
Dalam penggeledahan itu, tim KPK terdiri dari dua kelompok, Tim satu melakukan penggeledahan di kantor ULP Pemkab Muara Enim, sedangkan Tim kedua melakukan penggeledahan di Kantor Dinas PUPR Pemkab Muara Enim.
Tim KPK datang ke Pemkab Muara Enim menggunakan lima mobil Innova hitam yakni BG 1635 AQ, BG 1003 ABA, dan BG 1471 NQ, BG 1253 N dan BG 1209 NI.
Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang membenarkan adanya kedatangan tim KPK ke Muara Enim dan melakukan penggeledahan di dua lokasi tersebut.
“Iya benar, ada tim KPK datang ke Muara Enim dan melakukan penggeledahan di dua tempat tersebut,” ujar Situmorang.
Situmorang menjelaskan, Pihak Polres Muara Enim juga diterjunkan untuk melakukan pengamanan selama proses penggeledahan berlangsung.
“Dari Polres Muara Enim, ada empat orang yang diterjunkan, dari Satuan Sabhara untuk di PUPR dan empat orang di ULP Setda Muara Enim,”katanya
Sejauh ini, belum diketahui secara pasti dokumen maupun barang apa saja yang diperiksa atau diamankan KPK dalam penggeledahan di dua kantor tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan, media ini belum mendapatkan keterangan resmi dari KPK, perkara apa yang sedang ditangani KPK terkait penggeledahan di dua kantor tersebut. (Red)








