Terjadi Kebakaran Hebat, Diduga Gudang BBM Di KM 65 Jalan Hauling PT Servo Lintas Raya.

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com

Telah terjadi Kebakaran hebat di sebuah gudang minyak yang berlokasi di Jalan Servo KM 65, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Kamis (20/08/2026) siang.

Kebakaran tersebut telah membuat panik warga sekitar, karena lokasi gudang berada di kawasan yang cukup ramai dilalui kendaraan angkutan batu bara maupun kendaraan pengangkut kayu logging

Dari informasi yang berhasil dihimpun, api tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan gudang tempat usaha minyak milik warga bernama Ana..

Beruntung, tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Namun, sejumlah barang berharga yang berada di dalam bangunan tidak sempat diselamatkan karena kobaran api begitu cepat membesar.

Bukan hanya itu, kobaran api bahkan nyaris menjalar ke area semak belukar di sekitar lokasi.

Warga pun segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) PALI

Tim piket Peleton III Damkarmat PALI langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga,
dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Kadin Damkarmat PALI, Rizal Pahlefi, melalui Kabid Pemadam dan Sarana Prasarana Suyadi, SKM, didampingi Kabid Pencegahan Faisal Al Muslim, SKM, mengatakan petugas langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan.

“Setelah menerima laporan dari Liza bahwa ada kebakaran gudang minyak di Jalan Servo KM 65, pihaknya langsung mempersiapkan tim Damkar,” jelas Suyadi.

Petugas terlebih dahulu menyiapkan alat pelindung diri (APD), kemudian bergerak menuju lokasi kejadian.

Setibanya di TKP, petugas langsung melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan api tidak kembali muncul.

“Tugas kami melakukan pemadaman dan pendinginan dengan tujuan api tidak menyebar ke sisi lain serta menganalisis penyebab kebakaran tersebut,” tuturnya.

Suyadi mengatakan, api hanya menghanguskan bangunan gudang atau tempat usaha minyak milik Ana kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *