Banyuasin,medianusantaranews.com- Kopi 288 di Hotel Mewah Palembang yang viral akhirnya isunya melebar. Terkait hal itu berkembang isu adanya pemalsuan tandatangan para anggota dewan untuk memuluskan pinjaman dana Rp.288 milyar kepada pihak Perbankan untuk memenuhi persyaratan dari Kemendagri, namun isu pemalsuan itu ditentang oleh Dr Konar Zuber.
” Itu bukan sekedar isu dan bukan Hoak, dalam usulan pinjaman itu, karena ditandatangan Dewan, mungkin mereka sudah lupa”, tegas Mantan Sekwan Banyuasin ini saat dijumpai wartawan beberapa saat yang lalu.
Sekretaris DPKUKM Banyuasin ini menyebutkan, kalau ada anggota dewan yang menuding tandatangan itu dipalsukan, dan menuduh saya yang memalsukan itu akan berurusan dengan hukum dan saya tidak mau main-main, sebab dana itu untuk kepentingan masyarakat Banyuasin.
“Saya akan tuntut kalau ada anggota dewan yang menuduh saya memalsukan tandatangan. Anggota dewan lupa kalau mereka yang tandatangan persetujuan pinjaman uang pada saat paripurna pembahasan APBD 2019,” imbuh Konar.
Konar meminta kepada mereka harus berpikir panjang, pinjaman uang itu untuk kepentingan siapa. Uang itu bukan untuk pribadi dan uang itu nantinya dibangunkan kejalan, sesuai dengan cita-cita Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin dan salah satu komitmenya dalam mewujudkan Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera tahun 2023.
Masih menurutnya, Bupati kita sangat serius untuk mewujudkan kesejahteraan Masyarakat, maka perlu kita dukung dan jangan ada yang membuat keruh dari program yang sudah dicancangkan dan dana itu diprioritaskan untuk infrastruktur.
“Mari kita dukung Program Infrastruktur, karena itu menjadi Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati untuk kesejahteraan masyarakat”, bebernya sekaligus menyudahi perbincanganya dengan wartawan. (waluyo)








