Kapolres Banyuasin Gelar Pers Rilise 6 Kasus Sekaligus


BANYUASIN- (MNN)- Pers Rilis yang disampaikan oleh Kapolres Banyuasin, AKBP Danny Sianipar ada 6 kasus besar tindak kejahatan di wilayah Banyuasin dalam satu bulan 2019 ini diselenggarakan di Mapolres Banyuasin (24/9/2019).

Kapolres membeberkan 6 kasus besar dengan tertangkap pelaku BBM Ilegal, Karhutla, Perjudian, Curanmor, Narkoba jenis ganja, dan peredaran daging babi yang dijual bebas ke rumah makan di wilayah Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

Dari 6 kasus tersebut menurut Kapolres Danny Sianipar bahwa BBM Ilegal berasal dari wilayah Kabupaten Musi Banyuasin dengan 13 orang pelaku yang diangkut 7 truk terjaring di Jalintim Palembang-Betung KM 42 pada 4 September 2019 pukul 02.00 WIB dan ada 4 pelaku kasus Karhula diantaranya Maulana, Sugianto, M Karta, dan Mansur. Untuk kasus karhula pelakunya diancam 12 tahun penjara denda 10 miliar, kata Danny.

Didampingi Kasatreskrim AKP Wahyu Maduransya Putra, Sik dan Kasatnarkoba Liswan Nurhafis, ia juga ungkap kasus perjudian jenis erek-erek didapati tiga tersangka yang diamankan yakni Kosim, Ruslan, dan Doni Adrian di Desa Sri Kecamatan Muara Telang, Ahad (22/9) pukul 22.00 WIB.

Selain itu menangkap 5 pelaku curanmor yakni Habibi, Ari Nugroho, Arman, Oscar, dan Zulfikar dengan barang bukti 5 unit motor. “Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP diancam 12 tahun penjara,” papar Kapolres.

Terkini kasus yang sempat heboh di masyarakat beredar daging babi yang dijual tempat usaha wilayah Pangkalan Balai dan Betung dalam beberapa hari ini.
Ternyata dua pelaku yakni Dedi Alias Robet dan Febriansyah yang melakukan penipuan menyatakan jual daging rusa diketahui daging babi seberat 24 kg.

Seperti diketahui pelaku jual daging babi kepada Edo. Kemudian Edo jual daging haram itu ke sejumlah tempat rumah makan. Saat itu, Edo pesan kembali 40 kg lalu ketangkap di Kelurahan Pangkalan Balai, Kamis (19/9).

Ditambahkan Kasatnarkoba AKP Liswan Nurhafis, pihaknya juga menangkap tersangka kurir narkoba yakni Heru Susanto yang mengantar pesanan dari Agus Santoso di Lapas Kelas 1 Surabaya. Barang bukti berhasil disita 13 kg ganja di jalan Plg-Jambi tepatnya rumah makan Musi Indah, Minggu (8/9).

“Tersangka Heru Santoso dijerat Pasal 114 ayat 2 Subsider Pasal 111 ayat 2 Jo Pasal 132 UU RI No.35 tahun 2009. Dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” tutupnya.(yok)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *