Medianusantaranews.com (Banyuasin) – Dalam perbincanganya dengan awak media ini, (28/9/2020) pasca kepulanganya dari menghadiri Rakernas SMSI di Anyer, Ketua SMSI Kabupaten Banyuasin, Sumantri Adhy mengatakan bahwa selama pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang diselenggarakan dikawasan Pantai Anyer Serang Banten berlangsung sukses, aman dari berbagai kendala termasuk ancaman wabah Covid-19.
Patut disyukuri kata Sumantri, atas partisivasi Pemkab Banyuasin yang banyak mempasilitasi dalam kegiatan itu termasuk kepada Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin yang turut hadir langsung, juga kepada segenap pengurus dan anggota SMSI Banyuasin yang memberikan dukungan dan doanya sehingga kami dapat menambah pengetahuan setelah perusahaan media kita dapat bergabung dengan Siberindo dan mudah-mudahan dalam Rakernas berikutnya SMSI Banyuasin bisa yang terbanyak mengirim pesertanya, ucapnya.
Dijelaskan Sumantri, diwilayah Provinsi Banten memang ada zona merah covid, namun kawasan Anyer tempat dilaksanakan Rakernas SMSI itu bebas dari penyebaran virus yang lagi viral diberbagai siaran televisi di Indonesia, maka sejak kami rombongan SMSI Banyuasin tiba dilokasi dan mengikuti jalanya kegiatan disana hingga kami kembali ke Banyuasin dalam kondisi sehat segar bugar semua kondisinya bagi 14 peserta yang memawakili rekan-rekan SMSI dari Kabupaten Banyuasin.
Memang ada kata Sumantri yang hadir dalam Rakernas SMSI di Anyer kemarin yang persertanya datang dari daerah Zona Merah, tetapi kita disana tetap menggunakan protokol Kesehatan termasuk dari Stap Ahli Kementrian Kominfo Prof. Hendri dan Aziz Syamsudin Anggota DPR-RI juga hadir Kapolda Banten, Bupati Musi Banyuasin, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin, sedikitnya ada 25 pemilik perusahan siber juga turut hadir.
Sumantri menambahkan, seperti yang disampaikan oleh Stap Ahli Kementrian Kominfo, Prof. Hendri bahwa SMSI ini memiliki anggota terbesar di Asia Tenggara sedikitnya ada 2214 Perusahaan Media siber, tetapi karena masih musim virus ini, maka rekan-rekan tidak bisa hadir.
“Awalnya lokasi Rakernas SMSI ini diselenggarakan di Jakarta, karena disana diberlakukan PSBB total, maka mendadak lokasinya dipindahkan di Anyer kawasan yang aman dan bebas covid,” kata dia.
Disinggung ada statemen salah seorang Aktivis Banyuasin yang meminta peserta Rakernas SMSI dari Banyuasin dilakukan isolasi mandiri, dengan tegas Sumantri katakan itu biasa dan tidak perlu kita gegabah menanggapinya sebab saat ini sedang musim covid.
“Tapi tadi sudah saya jelaskan bahwa dikawasan tempat diselenggarakan raker ditempatkan daerah yang aman dan bebas dari penularan Covid-19, buktinya kami peserta Rakernas SMSI Banyuasin sejak berangkat hingga kembali alhamdulillah semuanya dalam kondisi segar bukar semua dan tidak ada yang mengeluh, bukan berarti tidak percaya masalah itu, namun kami telah menjaga stamina sejak awal keberangkatanya,” ujarnya.
Bahkan lanjut Sumantri, “Kita banyak mendapat pengalaman dan wawasan setelah menghadiri langsung pelaksanaan Rakernas SMSI di Anyer, jadi kawan Aktivis Banyuasin itu hanya ada rasa kekwatiran saja, mungkin disisi lain ada baiknya, maka kita ambil positifnya saja dan setiap kegiatan pasti ada juga yang mengkritiknya dan kita orang jurnalis harus lebih bijak menyikapinya, bila perlu nanti ada kegiatan yang sama kita ajak mereka dan disana sebagai pemantau itu mungkin lebih baik dan SMSI Banyuasin tidak bisa dipandang dengan sebelah mata,” tutupnya. (MNN/Waluyo)








