Angka Stunting Tulang Bawang Terlihat Terendah se-Provinsi Lampung

TUBA,medianusantaranews.com-  Diacara Musyawarah Pembangunan Daerah (Musrembang) Provinsi, Dirjen Dukcapil Provinsi Lampung, Zuldan menyampaikan paparan yang mewakili Mendagri merilis data stunting se-Provinsi Lampung, terlihat angka stunting di Kabupaten Tulang Bawang tetap terendah dengan 9,5 persen di Provinsi Lampung.

Kondisi stunting tersebut berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dilakukan Kemenkes RI. “Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Kondisi gagal tumbuh anak balita tersebut disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta terjadinya infeksi kembali”, penjelasan Kadinkes Tulang Bawang Fatoni beberapa saat yang lalu.

Fatoni ketika mengungkapkan dari dasar riset kesehatan tahun 2018, ternyata angka stunting di Tulang Bawang mencapai 32,49 persen di tahun 2019, berdasarkan studi status gizi balita Indonesia, angka stunting turun menjadi 15,39 persen.

Penurunan itu terus terjadi pada 2020, berdasarkan giat gerebek stunting pada bulan Agustus, angka stunting di Tuba turun menjadi 11,17 persen dan pada 2021 turun lagi menjadi 9,5 persen dan tetap bertahan hingga tahun 2022, ujar Bati Fatoni lagi

Masih menurut dia, turunnya angka stunting di Tulang Bawang itu bukan kebetulan, tapi masuk diperencanaan jangka menengah daerah 2018-2022 yang tertuang dalam 25 program unggulan Pemkab Tulang Bawang, Bergerak Melayani Warga (BMW). “Turunya angka stunting di Tulang Bawang ditunjukkan komitmen dari berbagai pihak berjalan dengan baik 25 program BMW,” tutup Bati Fatoni. (MNN/ali)

Editor waluyo




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *